Terkini.id, Jakarta – Logo halal versi Kemenag kini kerap menjadi perbincangan hangat publik, beberapa diantaranya menilai logo itu menggambarkan bentuk wayang.
Diwartakan sebelumnya, beberapa pihak mempertanyakan bacaan halal dalam bahasa arab di logo halal Kemenag tersebut, seperti Derry Sulaiman misalnya, ia menilai itu terlalu dipaksakan, sehingga tidak bisa dibaca halal.
Baru-baru ini beredar video seseorang menjelaskan arti dari kaligrafi logo halal versi Kemenag, ia menilai bacaan halal dengan bahasa arab yang dinilai berbentuk wayang itu justru tidak memiliki arti halal, namun memiliki arti mencukur dan merusak.
Video itu diunggah oleh netizen dengan akun twitter @NenkMonica, ia juga menuliskan cuitan dalam unggahannya tersebut.
“Membaca Logo HALAL versi @Kemenag_RI,” tulis akun twitter @NenkMonica, pada Kamis, 17 Maret 2022.
- Usai Suara Adzan dan Logo Halal, Kemenag Tegaskan Ceramah Ramadhan Cukup 15 Menit Saja
- Viral, Santri Ini Singgung Logo Halal Versi Kemenag: Ini Sih Cocoknya Untuk Logo Minyak Goreng!
- Soal Logo Halal Baru, MUI : Tentu MUI Harap Ada Diskusi Mendalam yang Menyangkut Publik Dengan Seluruh Kepentingan
- Sindir Pemerintah, Pendakwah Derry Sulaiman: Kaligrafi Logo Halal di Seluruh Dunia Jelas Dibaca
- Dukung Kemenag Soal Label Halal, Guntur Romli: MUI Itu Strategi Politik Soeharto!
“Silahkan bantah jika mempunyai referensi yang lain!!,” tulis sang netizen menandaskan.
Dalam video yang diunggahnya, terlihat kertas yang ditulis oleh seseorang yang tidak diinformasikan identitasnya.
Orang itu seolah paham akan kaligrafi bahasa Arab, ia menilai arti dari logo halal versi Kemenag justru adalah mencukur atau menghancurkan.
“Ha dalam logi ini bisa Ha kecil, boleh juga Ha besar,” ujar orang itu menjelaskan.
“Kemudian ini dibaca lam dan A panjang halaa,” ujar orang itu melanjutkan.
“Lalu ini tidak bisa dibaca lam, ini bentukjya huruf kaf atau ka sehingga dibaca halak,” ujar orang itu menjelaskan huruf Arab di ujung kiri logo halal Kemenag.
“Ini kaf! Tidak bisa dibaca lam, jadi bisa dibaca halak (dengan ha kecil) atau Halak (dengan ha besar),” ujar orang itu melanjutkan.
“Nah kalau halak (dengan ha kecil) maka jadi kata halaka, yang artinya ‘mencukur’,” ujar orang itu melanjutkan.
“Nah kalau ini (Halah dengan ha besar) yaitu Halaka, artinya ‘Menghancurkan’,” ujar orang itu menandaskan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
