Wakil Ketua DPRD Sulsel Dorong Labelisasi Produk Haram

Wakil Ketua DPRD Sulsel Dorong Labelisasi Produk Haram

R
Muh Nasruddin
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif menanggapi polemik logo baru produk halal di Indonesia. Ia menilai pemerintah seharusnya menempuh langkah yang lebih strategis.

Ketimbang membuat logo baru yang malah jadi cibiran. Olehnya itu Muzayyin meminta pemerintah mendorong labelisasi produk haram

“Menurut saya itu lebih efektif untuk mencegah umat Islam mengkonsumsi yang tidak halal,” ucapnya, Selasa 15 Maret 2022.

Mengapa labelisasi haram perlu, menurut legislator Fraksi PKS Sulsel ini, penduduk Indonesia mayoritas muslim. Produk makanan maupun minuman umumnya halal.

“Kemudian, terlalu banyak dan cenderung sulit memaksakan seluruh produsen pangan mendaftarkan produknya untuk sertifikasi halal. Khususnya bagi pelaku UMKM,” timpal Muzayyin.

Baca Juga

Bendahara Umum DPW PKS Sulsel itu juga merasa merebaknya pemasaran produk pangan melalui online, yang kontennya tidak jelas kehalalannya, bisa jadi problem.

“Potensi terbesar kita terkait produk non halal itu dari produk impor,” tambah Muzayyin.

Wacana Indonesia membutuhkan label haram pada produk makanan juga sempat mengemuka satu dekade yang lalu. Salah satu tokoh yang mengusulkan adalah Emha Ainun Najib, 

Budayawan tersebut berpendapat, Indonesia justru lebih butuh label haram. 

“Sedangkan, Amerika butuh label halal karena muslim minoritas di sana,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.