Namun, tidak semua siswa bersedia untuk pindah. Masih ada siswa yang memilih bertahan dan mereka terpaksa belajar di kelas tanpa didampingi oleh guru.
Ada sekitar 200 orang tua dan siswa menolak dan memilih bertahan belajar di SDN Pocin 1.
Pada hari Minggu 12 Desember 2022, Satpol PP Kota Depok ditugaskan untuk merobohkan bangunan SDN Pocin 1.
Namun, rencana tersebut batal karena mendapatkan perlawanan dari orang tua siswa.
Wali Kota Depok Mohammad Idris telah menjalin pertemuan penting dengan Kemenko PMK, Kemendikbud-Ristek, hingga KPAI untuk membahas polemik SDN Pondok Cina 1 Depok.
- Soal Kaesang Jadi Wali Kota Depok, Gibran Rakabuming: yang Merestui Bukan Jokowi
- Kaesang Pangarep, Putra Presiden Jokowi Siap Jadi Calon Wali Kota Depok
- Geram Atas Pernyataan Wali Kota Depok Soal Gabung ke DKI Jakarta, Plh Gubernur Jabar: Seolah-Olah Mendiskreditkan Kami
- Wali Kota Depok Bantah Beberkan Identitas dan Alamat Dua Pasien Positif Corona
Pertemuan itu dihadiri oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud-Ristek Muhammad Hasbi Menjabat, Kementerian PPPA.
Kemudian KPAI, Komisi ASN dan Ombudsman RI. Sementara dari pihak Pemkot Depok, Idris didampingi Sekda Depok, Kadisdik Depok hingga Kasatpol PP Depok.
“Akhirnya mereka menyampaikan lah satu per satu, terutama dari KPAI yang relatif lebih panjang bicaranya karena memang diawali dengan pembicaraan yang normatif, teori tentang perlindungan anak dan kami sudah sepakati dan beberapa hal juga sudah kita laksanakan,” ungkap Idris dikutip detikcom di Balai Kota Depok, Jawa Barat, Selasa 13 Desember 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
