Wali Kota Kupang Salurkan Bansos ke 163 Jurnalis Terdampak Covid-19

Wali Kota Kupang Salurkan Bansos ke 163 Jurnalis Terdampak Covid-19

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Kupang – Sebanyak 163 jurnalis warga Kota Kupang dari berbagai media, baik cetak, siber atau daring, serta elektronik menerima bantuan sosial (bansos) Covid-19 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang yang didistribusikan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kupang.

Penyerahan secara simbolis diserahkan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore kepada 10 orang penerima bantuan berupa beras 60 kilogram kepada masing-masing penerima di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat 6 November 2020.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Kupang Lodywik Djungu Lape dalam laporannya, menyampaikan Dinsos Kota Kupang mengelola banyak paket bantuan yang ada, baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kota.

“Khusus hari ini Jumat, 6 November 2020, awak media mendapatkan paket bantuan dari JPS provinsi,” katanya.

Pada prinsipnya, imbuh Lodywik, semua warga Kota Kupang yang terdampak harus dilayani. Sebelumnya diwartakan, ada di beberapa kelurahan yang bantuannya masih tertumpuk padahal sudah dua bulan.

Baca Juga

“Jadi yang belum tersalur, kami geser ke kelurahan lain yang membutuhkan dan juga digeser ke gudang Dinsos untuk mengakomodir usulan baru seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Lodywik menambahkan, kegiatan merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas agar tidak terkesan Dinsos membaginya secara tertutup.

Jenis bantuan yang diberikan pada saat penyerahan secara simbolis senilai Rp 1 juta dalam bentuk barang dan uang. Barang berupa beras 60 kilogram dan uang Rp 300 ribu.

“Khusus untuk uang, belum bisa diberikan hari ini karena masih harus melengkapkan data untuk dikirim ke Dinsos Nusa Tenggara Timur (NTT). Selanjutnya, masih perlu menyelesaikan segala pengurusan di Bank NTT,” beber Lodywik.

Ia menyampaikan apresiasi atas peran media yang kondusif dan senantiasa mengampanyekan protokol kesehatan (prokes) terkait 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

“Khususnya di masa pandemi ini, cukup luar biasa bagi pemerintah khususnya Dinsos. Ada cukup banyak berita dan informasi (positif) yang disampaikan, karena Dinsos belum bisa menjangkau semuanya, namun dapat dibantu media,” papar Lodywik.

Ia menjelaskan, hingga saat ini sekitar 80 ribu warga di Kota Kupang yang mendapat bansos Covid-19, baik dari noninstansi pemerintah dan dari pemerintah sendiri maupun dari pihak ketiga serta masyarakat yang peduli terhadap dampak Covid-19. Sehingga, warga Kota Kupang cukup terbantu atas bantuan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan bansos yang diberikan pemerintah kepada masyarakat Kota Kupang tanpa memandang perbedaan. Apalagi, yang terdampak Covid-19 juga termasuk awak media.

Bansos tersebut, ungkap Jefri dalam kegiatan “Tatap Muka dan Penyerahan Bansos kepada Insan Media” di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat, 6 November 2020, tidak terkait politik. Namun, semua yang dilakukan pihaknya demi membantu warga yang terdampak Covid-19 sepanjang memenuhi persyaratan.

“Ini merupakan kegiatan strategis untuk berbagi kasih satu dengan yang lainnya. Apalagi, semua yang dilakukan sudah sesuai aturan,” imbuhnya.

Jefri mengaku, bantuan kepada awak media ini sangat rentan terhadap kritikan.

“Jangan kira dengan ada bantuan (kepada awak media), pemerintah tidak bisa dikritik. Kritik saja (pemerintah) supaya kami bisa bangkit. Berikan jalan keluar karena kami dalam tahap pembangunan kota ini. Karena(memang) kita bekerja sungguh-sungguh dengan hati,” pesannya.

Jefri menyampaikan, dalam tahun ini ada pembangunan tiga taman besar yang bakal mengubah wajah Kota Kupang pada Desember 2021 mendatang. Ketika tiga taman besar selesai dibangun di depan Hotel Aston Jalan Timor Raya Kelapa, Lahi Lai Bissi Kopan (LLBK) Kota Lama, dan Taman Timor Rote Sabu (Tirosa) Jalan Bundaran PU Tuak Daun Merah.

Tiga lokasi tersebut akan diubah secara total dengan dana sekitar Rp 100 miliar yang sudah mulai dikerjakan PT Brantas BUMN, ditambah pembangunan saluran air yang besar-besaran.

“Tahun ini, kami usulkan pembangunan di 2021 untuk menata kota lebih bagus. Misalnya, di depan Toko Arjuna, sudah diusulkan penataan Arjuna yang dihubungkan dengan Pantai Tedys untuk tempat jalan warga Kota Kupang. (Di sini), ada tempat tongkrong dan foto-foto,” beber Jefri.

Sementara, sebutnya, di depan Hotel Maya Ketapang Satu akan diubah secara total bermodel square. Menurutnya, kota ini akan berubah kalau disetujui. Termasuk pembangunan saat ini, drainase dan trotoar. Itu dana-dana diskresi pemerintah pusat dari Presiden Joko Widodo.

Dalam pembangunan Kota Kupang, Jefri juga meminta media tetap kritis, dan tetap mengkritisi apa yang harus dibuat dan kerjakan Pemkot Kupang.

Berita ini telah tayang sebelumnya di : https://kupang.terkini.id/2020/11/08/terdampak-covid-19-wali-kota-kupang-bagi-bansos-ke-163-wartawan/

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.