“Orang tua saya hanya membayar satu semester. Setelah itu sampai selesai saya bayar sendiri sambil bekerja sebagai penyiar radio,” kenangnya.
Alumni Fakultas Hukum Unhas itu juga membagikan pengalamannya di dunia sepak bola profesional saat dipercaya memimpin PSM Makassar pada 2016 di tengah kondisi klub yang terpuruk akibat dampak sanksi FIFA terhadap sepak bola Indonesia.
Ia melakukan berbagai pembenahan mulai dari struktur manajemen, pelatih, hingga komposisi pemain.
Upaya tersebut akhirnya membawa PSM bangkit dan meraih gelar juara Piala Indonesia 2019 setelah penantian panjang selama 19 tahun.
“Tahun 2019 setelah 19 tahun tanpa trofi, PSM akhirnya juara Piala Indonesia,” ujarnya.
- Gempa M6,2 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- Bupati Jeneponto Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka 2026, Titip Pesan Kebangsaan
- Aktif dalam Pencarian Pesawat Jatuh, Daengtisia Rescue Terima Penghargaan dari BASARNAS
- Jelang HUT RI ke-81, Munafri Kukuhkan 70 Paskibraka Kota Makassar
- Honda Parade Merdeka 2026 Semarakkan Kemerdekaan dengan Fashion Show Kids dan Lomba 17-an
Menutup kuliah umumnya, Appi mengajak mahasiswa Fakultas Hukum Unhas untuk menjadi bagian dari lahirnya kebijakan publik yang adil, inovatif, dan berpihak kepada masyarakat.
“Mari jadikan Fakultas Hukum Unhas sebagai motor penggerak lahirnya kebijakan publik yang cerdas, berkeadilan, dan berpihak pada rakyat,”tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
