Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tak ingin ambil pusing wacana yang berembus soal kepala daerah dipilih langsung oleh DPRD. Menurutnya, hal itu merupakan wacana dari pusat.
“Orang-orang di atas itu, biar kita berteriak bagaimana pun tetap keputusan orang di atas,” ujar Danny Pomanto singkat, Minggu, 16 Oktober 2022.
Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI-P Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan, pihaknya terbuka untuk membahas wacana mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD yang dimunculkan pimpinan MPR dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
“Dan karena itu kami tentu akan mengagendakannya secara resmi, terbuka agar kemudian diskursus ini tidak menjadi diskursus yang liar,” kata Rifqinizamy.
Ia menegaskan, hingga kini Komisi II belum melakukan pertemuan secara resmi untuk membahas wacana itu.
- Wali Kota Makassar Appi Bagikan Kisah Hidup dan Perjalanan Politik di FH Unhas
- SIM C1 Resmi Hadir di Makassar, Appi Jajal Langsung Lintasan Motor Besar
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Siap Hadiri Pelantikan DPP APPI pada 30 Mei 2026
- Wali Kota Makassar Gandeng Sinar Jaya Bahas Bus Kota Terintegrasi Jalur Kampus
- Pemkot Makassar Dorong ASN Menulis Buku, Walikota Munafri: Literasi Harus Jadi Budaya
Menurutnya, ke depan konteks diskusi akan berjalan substantif terkait konstitusi dan ketatanegaraan.
Namun, Rifqinizamy menekankan bahwa pemilu maupun pilkada harus bersifat demokratis.
“Sebagaimana amanat Pasal 18 konstitusi dan karena itu seluruh kajian dari berbagai pihak akan kami dengarkan sebelum kemudian kita mengambil keputusan,” ujarnya.
Ia menerangkan, diskusi terhadap wacana itu penting untuk memutuskan perlu atau tidaknya revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
