Terkini.id, Makassar – Akibat pandemi Covid-19, target pendapatan anggaran daerah atau PAD yang semula ditargetkan Rp 1,7 miliar mengalami penurunan hingga Rp 900 miliar.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Irwan Adnan menyebutkan, pandemi Covid-19 merubah target PAD lantaran aktivitas masyarakat terhambat, sehingga perputaran ekonomi mengalami kelesuan.
“Kami berharap Makassar bisa secepatnya menerapkan new normal, meski putusannya tetap harus melalui pusat,” kata dia, Selasa, 9 Juni 2020.
Sehingga, kata dia, pendapatan daerah bisa kembali normal. Ia berharap sejumlah objek pajak lainnya dapat kembali beroperasi seperti hotel, restoran hingga hiburan.
Selama pandemi, Irwan mengatakan pemerintah kota telah memberikan kelonggaran kepada para objek pajak. Seperti penundaan pembayaran pajak hingga menghilangkan denda pajak.
- Wali Kota Makassar Buka Bedah Buku Biografi Ajoeba Wartabone di Raker LAMAHU se-Indonesia Timur
- Wali Kota Makassar Serahkan SK kepada 167 PNS Baru, Ingatkan Pentingnya Pengabdian
- Aliyah Mustika Ilham Dukung Program BPJS Kesehatan Masuk Kampus di Unhas
- Harumkan Makassar dan Sulsel, Murid SMP Al Biruni Ikuti Lomba ALOHA Tingkat Dunia di Panama
- PMSM Sulsel Ajak Praktisi HR Bangun Kepemimpinan Berbasis Coaching
“Jadi kalau mereka memiliki kemampuan untuk itu (bayar pajak) silahkan bayar tapi kalau tidak ada tidak apa-apa. Jadi tetap sesuai dengan kondisi,” ucapnya.
Di sisi lain, Irwan mengingatkan pentingnya menerapkan Perwali No.31/2020 ihwal pedoman pelaksanaan protokol kesehatan bagi pelaku usaha, seperti hotel dan restoran untuk menyediakan menu yang dapat meningkatkan imun.
Hal ini sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran covid-19 tanpa mengesampingkan laju pertumbuhan ekonomi selama pandemi.
“Kita kasih peluang mereka untuk buka, tapi tetap menerapkan protokol kesehatan. Hotel dan restoran juga kita minta untuk menyediakan makanan dan minuman yang memiliki daya imun yang tinggi,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
