Wali Kota Makassar Instruksikan Penertiban Gudang, Targetkan Kota Bebas Parkir Liar

Wali Kota Makassar Instruksikan Penertiban Gudang, Targetkan Kota Bebas Parkir Liar

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

“Setiap laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti dengan koordinasi dinas terkait, termasuk penertiban tegas terhadap aktivitas yang melanggar,” tegasnya.

Camat dan Lurah Harus Jadi Problem Solver

Munafri juga menekankan pentingnya peran camat dan lurah sebagai ujung tombak pemerintahan yang memahami kondisi wilayah secara detail.

Mulai dari data kependudukan, fasilitas pendidikan, hingga aktivitas investasi, seluruhnya harus terpetakan dengan baik agar kebijakan tidak bertabrakan dengan kondisi di lapangan.

“Camat dan lurah tidak hanya menjadi pelaksana administratif, tetapi juga harus menjadi problem solver yang responsif terhadap persoalan warga,” imbuhnya.

Ia turut mengingatkan agar kepemimpinan di tingkat wilayah tidak bersifat “one man show”, melainkan berbasis kerja tim dengan pembagian tugas yang jelas.

Baca Juga

“Ini kerja tim. Harus ada distribusi tugas yang jelas agar pelayanan tetap berjalan,” katanya.

Dorong Inovasi dan Penataan Lingkungan

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, Munafri mendorong aparatur wilayah untuk terus berinovasi dan memperkuat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD).

Ia menilai kompleksitas pelayanan saat ini membutuhkan sistem kerja yang terstruktur dan kolaboratif.

“Waktu 24 jam pun tidak cukup kalau tidak dikelola dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pengelolaan taman kota yang dinilai belum optimal dan meminta kejelasan pembagian tanggung jawab dengan dinas terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.