Terkini.id, Makassar – Kontroversi mengenai pengelolaan Pasar Butung mendapat tanggapan dari Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Menurutnya, ada indikasi upaya penyerobotan terhadap aset daerah tersebut.
Dalam penjelasannya, Danny, sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada polemik besar terkait Pasar Butung.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Polrestabes dan Polres Pelabuhan. Ada ketidakmaksimalan yang terjadi di PD Pasar,” kata Danny Pomanto, Senin, 30 Oktober 2023.
Danny menegaskan, isu yang sedang diproses di pengadilan bukanlah urusan Pemerintah Kota Makassar. Hal tersebut, kata dia, adalah persoalan internal antar pihak terkait.
“Namun yang jelas, aset Pasar Butung tetap berada di bawah kendali pemerintah kota,” tegasnya.
- Wali Kota Makassar Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pos Kamling Akan Diaktifkan
- Wali Kota Makassar Resmi Buka Sipakracca Sulawesi Fight Event Season 1
- Wali Kota Makassar Apresiasi 47 Juara MTQ Sulsel, Kafilah Raih Juara 2 Umum
- Satu-satunya di Luar Jawa, Makassar Sabet Paritrana Award Berkat Program Makassar Berjasa
- Wali Kota Makassar Tegaskan Seleksi Imam Kelurahan Harus Transparan dan Berbasis Kompetensi
Wali Kota Makassar ini juga mengungkapkan niatnya untuk memastikan pengelolaan aset daerah dilakukan dengan benar.
“Pasar Butung adalah aset pemerintah. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan aset tersebut dikelola dengan baik,” jelasnya.
Terakhir, mengenai kemungkinan perlawanan dari KSU Bina Duta, Danny menyatakan bahwa tindakan tersebut bisa dianggap sebagai penyerobotan.
“Pasar Butung bukan warisan. Itu jelas merupakan aset pemerintah kota,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
