Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menargetkan dalam tiga tahun ke depan, yakni pada 2024 dapat terbebas dari kasus stunting (tumbuh kerdil).
“Saya kira kita akan zero stunting pada 2024,” kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Selasa, 29 Juni 2021.
Danny mengatakan, saat ini angka stunting berada di angka 8,37 persen. Hal itu dinilai lebih rendah dibanding angka stunting nasional 14 persen.
“Program stunting di Makassar mengalami angka yang sangat menggembirakan karena pembangunan berbasis pada pelibatan masyarakat,” tutur Danny.
Selain itu, pembangunan berbasis pada lorong. Danny menilai banyak kasus stunting yang terjadi pada kawasan tersebut.
- Wali Kota Makassar Tinjau Pembenahan TPA Tamangapa, Targetkan Pengelolaan Sampah Lebih Terkendali
- Penyaluran BBM Ditambah hingga 15 Persen, Pertamina Pastikan SPBU Gowa-Takalar-Maros Kondusif
- PDAM Makassar Jadi Referensi DPRD Palopo soal Efisiensi dan Pengelolaan Perusahaan
- Kalla Translog Perkuat K3, Seluruh Driver Jalani Tes Narkoba
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Layanan SPBU Makassar, Antrean BBM Berangsur Normal
Danny menyebut pendekatan menuju zero stunting juga menggunakan pendekatan keluarga, terutama ibu dan anak.
“Kita akan mengaktifkan kembali program-program lorong yang sudah menjadi bahagian RPJMD kami,” ucapnya.
Menurutnya, dengan berbagai arah kebijakan saat ini, pemerintah kota akan terus memperkecil angka stunting di Makassar.
“Mulai dari bayi, anak-anak yang berusia 12-18 semua akan dilakukan secara komprehensif dari berbagai sudut,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
