Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menargetkan dalam tiga tahun ke depan, yakni pada 2024 dapat terbebas dari kasus stunting (tumbuh kerdil).
“Saya kira kita akan zero stunting pada 2024,” kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Selasa, 29 Juni 2021.
Danny mengatakan, saat ini angka stunting berada di angka 8,37 persen. Hal itu dinilai lebih rendah dibanding angka stunting nasional 14 persen.
“Program stunting di Makassar mengalami angka yang sangat menggembirakan karena pembangunan berbasis pada pelibatan masyarakat,” tutur Danny.
Selain itu, pembangunan berbasis pada lorong. Danny menilai banyak kasus stunting yang terjadi pada kawasan tersebut.
- Wali Kota Makassar Serahkan SK kepada 167 PNS Baru, Ingatkan Pentingnya Pengabdian
- Aliyah Mustika Ilham Dukung Program BPJS Kesehatan Masuk Kampus di Unhas
- Harumkan Makassar dan Sulsel, Murid SMP Al Biruni Ikuti Lomba ALOHA Tingkat Dunia di Panama
- PMSM Sulsel Ajak Praktisi HR Bangun Kepemimpinan Berbasis Coaching
- Hari Hemofilia Sedunia 2026, RSUP Wahidin Tekankan Deteksi Dini dan Akses Perawatan
Danny menyebut pendekatan menuju zero stunting juga menggunakan pendekatan keluarga, terutama ibu dan anak.
“Kita akan mengaktifkan kembali program-program lorong yang sudah menjadi bahagian RPJMD kami,” ucapnya.
Menurutnya, dengan berbagai arah kebijakan saat ini, pemerintah kota akan terus memperkecil angka stunting di Makassar.
“Mulai dari bayi, anak-anak yang berusia 12-18 semua akan dilakukan secara komprehensif dari berbagai sudut,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
