Terkini.id, Gowa – Wanita yang dipukul oknum Satpol PP Gowa, masih dirawat di rumah sakit. Terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oknum Satpol PP di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang viral di media sosial, polisi telah memeriksa enam orang saksi. Oknum Satpol PP Gowa tersebut tampak dalam video memukul pemilik warkop pasangan suami istri (pasutri) Nurhalim alias Ivan (24) dan Amriana (34) saat razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Gowa. Korban Amriana disebut masih menjalani perawatan di rumah sakit lantaran insiden tersebut.
“Korban sendiri saat ini masih dalam perawatan di RSUD Syekh Yusuf,” terang Kapolres Gowa AKBP Tri Goffaruddin Pulungan kepada wartawan di Mapolres Gowa, Kamis 15 Juli 2021.
Saat ini, polisi juga tengah menyelidiki kabar soal Amriana sedang hamil sembilan bulan atau tidak.
“Memang info yang beredar bahwa yang bersangkutan sedang hamil. Tapi untuk memastikannya, kita harus menunggu dari pihak kedokteran untuk menyatakan hasil pemeriksaannya apakah yang bersangkutan hamil atau tidak,” beber Tri Goffaruddin, seperti dilansir dari detikcom, Kamis 15 Juli 2021.
Terkait hasil visum, imbuhnya, kedua korban mengalami memar akibat dipukul.
“Hasil visumnya sendiri memang kita lihat ada memar di wajah sebelah kanan untuk kedua-duanya,” jelas Tri Goffaruddin.
Insiden pemukulan Satpol PP Gowa ini terjadi di warkop yang juga rumah milik Ivan di Panciro, Gowa, pada Rabu 14 Juli 2021 sekitar pukul 20.40 WITA. Ivan menegaskan, saat itu warkopnya sudah tutup akibat PPKM.
Namun, menurut Ivan ia hanya menutup sebagian pintu warkopnya karena ia sedang live untuk melakukan endorse sejumlah produk. Saat itulah tiba-tiba ada sejumlah orang memasuki warkopnya.
“Sudah itu, ada salah satu (petugas) PPKM wanita menegur istriku karena pakaiannya seksi, apa hubungannya PPKM dengan pakaian seksi? Itu kan warkop sekaligus rumah. Wajar kan pakaian tidur, jadi istriku marah,” tegas Ivan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
