Warga Sulsel Ramai-ramai Kritisi Mahfud Md Soal Daerah Garis Keras

Mahfud MD

Terkini.id, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD membuat pernyataan kontroversial karena menyebut daerah yang memenangkan Capres 02 Prabowo Subianto adalah daerah garis keras.

Daerah seperti Aceh, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, NTB, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, adalah Provinsi Garis Keras menurut Mahfud MD.

Pernyataan tersebut awalnya ditanggapi dewan pakar Badan Pemenangan Prabowo-Sandi, Muhammad Said Didu yang juga berasal dari Sulsel.

“Mohon maaf Prof @mohmahfudmd, saya berasal dari Sulsel, mohon jelaskan indikator yang prof gunakan sehingga menuduh orang Sulsel adalah orang-orang garis keras agar jadi bahan pertimbangan kami,” tulis Said Didu melalui akun twitter.

Menanggapi Said Didu, Mahfud MD menyebutkan, yang dimaksud garis keras itu bukan hal yang dilarang.

“Itu term politik. Sama halnya dengan garis moderat, itu bukan hal yang haram. Dua-duanya boleh dan kita bisa memilih yang manapun. Sama dengan bilang Jokowi menang di daerah PDIP, Prabowo di daerah hijau,” tulis Mahfud lagi.

Sejumlah pihak di media sosial pun ikut menanggapi pernyataan Mahfud MD terkait daerah garis keras tersebut.

“Beberapa hari ini kita diresahkan oleh pernyataan Mahfud MD (Ketua Pembina Pancasila) bahwa 02 Prabowo Sandi menang di Provinsi Garis Keras.

Aceh, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Timur,Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, adalah Provinsi Garis Keras menurut Mahfud MD, benar sekali pernyataan ini, tetapi dalam pengertian positif

Itu memang benar bahwa Bangsa Aceh, Padang, Melayu, Sunda, Jawa, Madura,Bima, Kutai,Banjar dan Bugis Makassar, merupakan Bangsa Garis keras, karena Suku Bangsa inilah yg keras Melawan Belanda dan Mendirikan NKRI. Asli Tulen 100 persen, Nenek Moyang kami yang dirikan NKRI ini, maka oleh karena itu, kami sangat marah jika ada Oknum Pengkhianat Bangsa yg mau serahkan NKRI ini kepada RRC negara Komunis Cina,” tulis Andi Ridwan Batara Guru.

Netizen lainnya, Petta Buyung mengungkapkan, jika Mahfud MD paham akar budaya dan kearigan lokal masyarakat Bugis Makassar, budaya seperti Siri’ na Pacce maupun kearifan istilah ‘Sipureo’, Sipurennu’, ‘Sipatuo’, ‘Sipatokkong’ tidak pernah terkait dengan hal semacam kontestasi politik saat ini.

“Dalam hal politik masyarakat Sulsel itu paling simpel dan paling rasional dalam memilih,” tulis Buyung.

Komentar

Rekomendasi

Gunung Merapi Erupsi Lagi, Begini Penjelasan BNPB

Masih Suasana Duka, Presiden Jokowi Ikuti Sidang Virtual KTT LB G20

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Atas Kepergian Ibunda Presiden Jokowi

Ditjen Pol dan PUM Keluarkan Surat Antisipasi Pencegahan Penyebaran Covid-19, Berikut Isinya

Indonesia Diterpa Wabah Corona, Simak Pesan Wapres Ma’ruf Arif

Kemensos Siapkan Cadangan Beras di Tengah Wabah Corona

Sikap KPPU Terkait Pengadaan Barang dan Jasa di Tengah Wabah Corona

JK Terima Donasi Rp2 Miliar dari Galang Dana Rachel Venna di Kitabisa untuk Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar