Waspada, Ini Daftar Fintech di Indonesia yang Tidak Memiliki Izin dari OJK

Fintech
Ilustrasi Fintech. (Foto: Annualreport)

Terkini.id, Jakarta – Ratusan financial technology (Fintech) di Indonesia ternyata tidak terdaftar dan tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK mendata sekitar 143 fintech terindikasi ilegal dan telah diblokir oleh OJK.

“Hingga 16 Juli 2019 ada 143 fintech peer to peer lending ilegal yang sudah ditangani,” kata Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi Tongam L Tobing dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 8 Agustus 2019.

Dari hasil satgas, kata Tongam, ada 42% entitas yang tak diketahui asalnya, kemudian 22% dari Indonesia, 15% dari Amerika Serikat (AS).

“Perlu diketahui juga bahwa Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal bukan merupakan ranah kewenangan OJK karena tidak ada tanda terdaftar dan izin dari OJK sedangkan yang menjadi ranah kewenangan OJK adalah Fintech Peer-To-Peer Lending yang terdaftar dan berizin di OJK,” ungkap Tongam.

Berikut daftar 143 fintech yang terindikasi ilegal oleh OJK, seperti dilansir dari Detik.

Komentar

Rekomendasi

Bank Sulselbar Perbanyak Loket dan Gratiskan Biaya ATM Demi Cegah Covid-19

Benarkah Kredit di Bank dan Leasing Bisa Ditunda? Begini Penjelasan Rinci OJK

Stabilkan Pasar Saham, OJK Bolehkan Perusahaan Tunda RUPS Tahunan dan Laporan Keuangan 2019

Kredit Macet Menghantui di Tengah Wabah Corona, OJK Longgarkan Kredit untuk Debitur

BI Gelontorkan Rp 300 Triliun untuk Selamatkan Rupiah

Gandeng PT PNM, Bank Sulselbar Pacu Bisnis Ultra Mikro

Kerja Sama Bank Sulselbar, Go-Pay Kini Terima Pembayaran Pajak PBB Warga Sulsel

Komitmen Manulife di Palu Mendapat Respons Positif Masyarakat

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar