Terkini.id – Usia 50 tahun ada usia dimana tubuh akan mengalami penurunan fungsi. Resiko terkena gejala penyakit jantung, osteoporosis, kanker, dan masalah kesehatan lainnya.
Hal ini dapat dicegah jika menerapkan pola hidup sehat, berolahraga, makan makanan yang sehat, serta mengonsumsi kebutuhan vitamin D. Berjemur dibawa sinar matahari pagi dapat memperoleh vitamin D yang di butuhkan oleh tubuh.
Namun, paparan dari sinar matahari membuat kapasitas kulit memproduksi vitamin D berkurang jauh, sekitar 25 persen dari kapasitas kulit orang yang masih muda. Dilansir dari Kompas.com
Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan atau suplemen vitamin D, yang banyak memiliki manfaat untuk tubuh. Seperti :
1. Tulang yang lebih kuat
- Ternyata Ini 7 Makanan yang Bisa Meningkatkan Tekanan Darah, Yuk Disimak
- Lima Manfaat Senam Irama yang Baik untuk Kesehatan Tubuh, Nih Simak Ulasannya
- Momentum Penarikan Mahasiswa PPL Jurusan Jurnalistik UIN Alauddin di Makassar Terkini
- Sering Meminum Kopi? Perhatikan 4 Dampaknya
- Berikut 7 Cara Atasi Rambut Kering dan Mengembang, Simak Selengkapnya
Gejala osteoporosis terjadi saat rentan usia 50 tahun. Suplemen yang mengandung vitamin D dapat menjaga kepadatan mineral tulang dan mengurangi risiko terkena osteoporosis.
2. Mengurangi depresi
Depresi dikaitkan dengan risiko bunuh diri, serta penurunan fungsi fisik, kognitif, dan sosial. Semua hal tersebut sangat berpotensi meningkatkan angka kematian.
Kandungan vitamin D yang rendah sering dihubungkan dengan penurunan kognitif dan gejala depresi. Sehingga dengan mengonsumsi suplemen vitamin D dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin didalam tubuh, serta mampu memerangi risiko depresi.
3. Menurunkan risiko kanker
Usia lanjut sangat beresiko terkena gejala kanker, sehingga kasus kanker terus meningkat seiring bertambahnya usia.
Hasil penelitian dari jurnal BMJ menunjukkan, bahwa kadar vitamin D yang tinggi dapat menurunkan risiko kanker tertentu 20 persen pada pria dan wanita dibanding mereka yang memiliki kadar vitamin D rendah.
4. Tekanan darah yang sehat
Hubungan antara vitamin D yang rendah dan penyakit yang berhubungan dengan penuaan, salah satunya hipertensi.
Risiko hipertensi meningkat secara signifikan seiring bertambahnya usia seseorang.
Jika secara teratur mengonsumsi suplemen vitamin D, bisa memiliki tekanan darah yang sehat. Namun demikian, kita tetap harus menerapkan pola makan yang sehat.
5. Menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh
Sistem kekebalan tubuh akan menurun apabila kita berusia 50 tahun. Jika kadar vitamin D di dalam tubuh rendah, risiko kita untuk terkena penyakit dan gangguan terkait kekebalan tubuh dapat meningkat. Memenuhi asupan vitamin D akan membantu mencegah kita dari berbagai penyakit.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
