Terkini.id, Jakarta – Seperti yang kita tahu, pentolan Front Pembela Islam alias FPI, yakni Rizieq Shihab, memang kerap mengucapkan kata-kata yang terbilang keras, cenderung kasar, bahkan kurang pantas.
Terkait hal tersebut, Yahya Waloni mengemukakan pendapat yang menyiratkan bahwa ia bisa memakluminya.
Menurut pendakwah mualaf kontroversial itu, apa pun yang Rizieq lakukan atau ucapkan, tak lain dan tak bukan karena ia sedang mendapat tekanan politik yang keras.
“Apapun kesalahan Habib (Rizieq), ada kata-kata kurang pantas yang dia sebut, semua orang begitu jika ada tekanan politik keras,” terang Yahya Waloni, seperti dikutip terkini.id dari Hops.id pada hari Sabtu ini, 20 Maret 2021.
Selain itu, Yahya juga menyama-nyamakan perjuangan Rizieq Shihab dengan perjuangan nabi.
- Pendakwah UAS: Mungkin karena Rizieq Shihab, Azab Allah Belum Turun
- Habib Rizieq Ngaku Dapat Pesan dari Rasulullah: Disampaikan ke Saya
- Sindir Pedas Rizieq, Husin Shihab: Bagaimana Mungkin Revolusi Akhlak sementara Dirinya Minim Akhlak?
- Rizieq Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Eko Kuntadhi: Mungkin karena Para Pengasong Agama Sering Sebar Berita Bohong
- Nikita Mirzani Lebih Pilih Dipenjara daripada Minta Maaf ke Rizieq, Hisyam Mochtar: Mulutmu Harimaumu
“Saya berulang-ulang katakan, perjuangan Habib Rizieq itu sama dengan perjuangan para nabi,” lanjutnya.
Yahya Waloni lantas mengajak jemaahnya untuk berandai-andai tentang bagaimana seandainya mereka dikurung di ruangan kosong sendirian.
Kesepian? Hampa? Dan kebingungan? Menurutnya, itulah, yang dirasakan Rizieq Shihab saat ini.
Maka dari itu, Yahya pun meminta kepada Presiden Jokowi untuk lekas membebaskan Imam Besar FPI tersebut.
“Mudah-mudahan Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin bisa keluarkan Habib Rizieq (dari penjara),” harap Yahya Waloni.
“Dia bukan perampok, dia bukan koruptor. Beliau tidak pernah mengambil hak orang lain,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
