Terkini.id, Makassar – Sebuah kapal penangkap ikan yang melakukan pencurian ikan di berbagai negara, apes saat beraksi di Indonesia.
Kapal tersebut dikenal dengan nama Andrey Dolgov. Dikutip dari BBC.com, Selasa 19 Februari 2019, kapal Andrey Dolgov tertangkap setelah mati-matian melarikan diri dari kapal patroli angkatan laut (AL) Indonesia yang bersenjata lengkap.
Pergerakan kapal pencuri tersebut diintai oleh pesawat tak berawak yang terus berputar-putar di atasnya, hingga akhirnya kapal AL Indonesia berhasil membuat kapal pencuri ikan ini menyerah.
Pengejaran bahkan berlangsung dramatis.
Kapal Andrey Dolgov atau yang dikenal dengan STS-50 dan Sea Breez 1 diketahui sebagai kapal yang telah menjarah ikan di laut Indonesia dalam jumlah besar.
“Kapten dan kru terkejut telah ditangkap,” kata Andreas Aditya Salim, bagian dari gugus tugas kepresidenan di Indonesia yang memimpin operasi untuk menjerat Andrey Dolgov.
Saat para perwira angkatan laut Indonesia naik ke kapal tersebut yang ditangkap di Selat Malaka, tepatnya di jalur pelayaran utama antara Semenanjung Melayu dan Pulau Sumatera, ditemukan setumpuk jaring-jaring besar berulir halus yan merentang hingga 18 mil atau setara 29 km jika digunakan.
Setiap kali beroperasi, kapal tersebut kemungkinan mampu menangkap ikan yang nilainya mencapai USD 6 juta atau setara £ 4,56 juta.
Penangkapan dilakukan secara ilegal, dan hasilnya dibawa ke darat untuk dijual di pasar gelap atau dicampur dengan hasil tangkapan legal. Sehingga, ikan-ikan tersebut berakhir di rak supermarket, meja restoran, dan meja makan masyarakat.
“Kira-kira, 20% dari hasil tangkapan mereka itu ilegal. Unreported atau unregulated,” ujar biologis kemaritiman di National Oceanography Centre, Katie St John Glew.
Sudah lebih dari 10 tahun kapal maling ikan ini beroperasi di lautan dunia. Apes buat Andrey Dolgov saat masuk ke perairan Indonesia yang disebut sebagai salah satu negara yang sangat gencar memerangi praktik penangkapan ikan ilegal di bawah komando Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Susi sudah menangkap dan meledakkan 488 kapal ilegal fishing sejak 2014.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
