Terkini.id, Makassar – Pada hari pertama, Satpol PP Kota Makassar menggelar operasi zero anjal dan gepeng di Kecamatan Mariso. Sejauh ini sudah menjaring sebanyak 2 orang.
Dari 9 orang yang terjaring, rupanya ada kakek berusia 89 tahun yang ikut dibawa. Ia pun kemudian diberikan pengarahan oleh petugas Dinas Sosial (Dinsos) Makassar.
Kakek tersebut bernama Daeng Naba dicukur rapi oleh petugas Satpol PP kemudian diberikan makanan.
Petugas Satpol PP yang ikut bertugas, Amiruddin menyebut kegiatan ini akan berlangsung sebanyak tiga kali dalam sehari.
“Operasi ini tiap hari, tim zero kecamatan berkoordinasi dengan Dinsos dan dipusatkan di Balai Kota,” kata Amiruddin, Selasa, 28 September 2021.
- Razia hingga Fatwa MUI Anjal dan Gepeng Tak Beri Efek Jera di Makassar
- Satpol PP Makassar dan Dinsos Kejar Pelaku Eksploitasi Anak Lewat Operasi Zero
- Apresiasi Fatwa MUI Haram Beri Uang Pengemis, Danny Pomanto: Operasi Zero Sudah Tepat
- Satpol PP Makassar Target Akhir Tahun Zero Anjal dan Gepeng
- Ini Sanksi Bagi Pemberi Uang Anjal dan Gepeng di Makassar
Operasi ini menyasar seluruh anjal dan gepeng. Termasuk mereka yang lanjut usia (lansia) seperti Dg Naba.
“Iya betul yang namanya anjal dan gepeng pasti kita jaring,” sambungnya.
Sementara itu, Plt Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan memastikan bahwa operasi zero akan terus digelar.
“Keberadaan mereka ini sudah bisa ditemukan di seluruh jalan-jalan Makassar, dan memang cukup meresahkan,” ungkap Iqbal.
“Jadi ini penertiban berbasis wilayah, kita ujicoba untuk mengunci keberadaan anjal, pengemis dan pengamen di kota Makassar,” sambungnya.
Sebelumya di Kecamatan Mariso, pihaknya lebih dulu melakukan operasi zero di Ujung Pandang. Sedikitnya ada 86 anjal dan gepeng yang terjaring dalam kurun waktu 21 sampai 27 September 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
