Terkini.id, Jeneponto – Menjelang pembelajaran tatap muka yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Januari 2021, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 48 Bontosunggu Kota Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto melakukan persiapan untuk melaksanakan proses pembelajaran muka.
Kepala SDN 48 Bontosunggu Kota, Erniwati DL mengatakan, dari beberapa persyaratan pemeriksaan pembelajaran yang harus dipenuhi untuk melaksanakan proses pembelajaran tatap muka pada bulan Januari yang akan datang sudah disiapkan.
“Tempat cuci tangan sudah kami siapkan di setiap kelas, masker, pengukur suhu dan Face Shield sudah siap,” kata Ernawati DL kepada terkini.id. Selasa, 8 Desember 2020 di ruang kerjanya.
Lebih lanjut Ernawati mengatakan selain pemenuhan penerapan protokol kesehatan, 27 orang tenaga kependidikan dan pendidik harus di Swab test.
“27 orang pendidik dan tenaga kependidikan sementara di swab test oleh tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, test swab itu merupakan pengajuan dari pihak sekolah kepada Dinas Kesehatan dalam rangka persiapan tatap muka,” jelas Ernawati.
- Musakkar Usul Pajak Kendaraan Bermotor Sulsel Turun 5 Persen: Biar Masyarakat Bergairah Bayar Pajak
- HAR: Hak Angket DPRD Gowa Demi Menjaga Transparansi dan Amanah Rakyat
- Asmo Sulsel Edukasi Guru SMPN 40 Makassar soal Pentingnya Safety Riding
- Belanja Lebih Hemat Lewat Kallafriends, Promo Merchant Makin Beragam
- Lima Pendaki Tersambar Petir di Gunung Monrolo Maros, Satu Tewas
Dia pun berharap agar dirnya dan semua tenaga kependidikan dan pendidik tidak terpapar Covid-19.
“Semoga tidak yang positif Covid-19 dan jika hal yang tidak diinginkan terjadi, diantara kami ada yang positif, maka masa isolasinya akan selesai sebelum proses pembelajaran tatap muka dimulai, makanya dari jauh-jauh kami bermohon kepada pihak Dinkes untuk tes Swab,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, pihaknya juga akan melaksanakan simulasi.
“Kita akan lakukan simulasi bagaimana pelaksanaan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Ernawati DL juga mengatakan dalam proses pembelajaran tatap muka nanti, akan dilaksanakan secara shif.
“Jumlah siswa kami sebanyak 536 orang dan di sini ada 15 ruang belajar, jadi kita akan isi maksimal 18 siswa satu ruangan dan akan kita atur sesuai periksa pembelajaran yang ditetapkan oleh Kemendikbud, jadi nanti pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan dengan shifting,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
