Terkini.id – Seorang pemuda yang berasal dari Neemuch, Madhya Pradesh, India, ditemukan tewas setelah bermain game online Player Unknown’s Battlegrounds atau PUBG selama enam jam tanpa istirahat.
Pemuda tersebut diketahui bernama Furqan Qureshi (16) ditemukan meregang nyawa akibat serangan jantung pada Selasa, 28 Mei 2019, beberapa waktu lalu.
Dilansir dari laman New Indian Express, Senin, 3 Juni 2018, akibat kejadian ini, spesialis jantung yang menangani Qureshi mendesak pemerintah untuk memblokir permainan.
Ahli jantung, dr Ashok Jain mengatakan, permainan itu harus diblokir sebelum memakan lebih banyak korban anak muda di India.
“Dia adalah seorang anak laki-laki yang memiliki jantung yang sehat. Dia seorang perenang dan tidak memiliki riwayat jantung. PUBG menyebabkan dirinya memiliki lonjakan kecemasan dan kemarahan. Hormon ini memicu serangan jantung,” kata Ashok.
- Wali Kota Makassar: Pembangunan Kepemudaan Harus Berdampak Nyata
- Gubernur-Wagub Sulsel Kompak Naik Vespa Hadiri Tudang Sipulung
- Melalui Pelatihan Digital Marketing. Andi Seto Dorong Kreativitas Pemuda Makassar
- Momentum Sumpah Pemuda, Pj Gubernur Sulsel Ajak Pemuda Jadi Petani, Nelayan dan Peternak Milenial
- Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa Gelar Pelatihan Membuat Kerupuk Bawang
Menurut dr Ashok, Furqan dibawa ke rumah sakit sudah dalam kondisi denyut nadinya berhenti.
“Kami sudah berusaha menolong dan membangunkannya tetapi tidak berhasil,” ujarnya.
Ia pun berpendapat penyebab Furkhan mengalami serangan jantung sampai meninggal karena kebiasaannya main PUBG berjam-jam.
Permainan PUBG yang memberi tantangan dan kegembiraan tingkat tinggi kepada pemainnya, kata dia, bisa memicu serangan jantung.
Permainan yang dikembangkan oleh perusahaan Korea Selatan, Bluehole ini juga disebut menghambat perkembangan mental, emosional dan fisik anak, juga menimbulkan ancaman kehidupan.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (World Health Organisation/WHO), pengguna game online patut memperhatikan durasi bermain dan perubahan kondisi fisik mereka.
“Saya bermain PUBG setiap hari. Apa yang terjadi dengan Furqan mengejutkan kami semua. Saya tidak ingin PUBG dilarang karena permainan ini merupakan cara saya menghilangkan stres. Saya akan mencoba membatasi jam bermain,” ujar Prashant Sharma, pelajar usia 20 tahun dari Pune, India.
PUBG bisa membuat seseorang rela bunuh diri

Pada kasus lain, game PUBG bisa membuat seseorang mengalami kecanduan parah hingga rela bunuh diri.
Contoh kasusnya, seorang remaja di Hyderabad rela mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri setelah dimarahi oleh orangtuanya karena bermain PUBG hingga lupa waktu.
Berdasarkan cerita sang ibu, remaja tersebut telah bermain PUBG cukup lama lalu masuk ke kamar setelah dimarahi olehnya. Ternyata remaja tersebut masuk kamar untuk gantung diri.
Menurut American Psychiatric Associaton, gejala seseorang kecanduan bermain game menyerupai gangguan kompulsif seperti kecanduan seks.
Kecanduan game adalah gangguan baru yang secara perlahan diakui oleh ahli medis sebagai kasus fatal. Hal ini berkaitan dengan lonjakan banyaknya orang yang kecanduan bermain video game sekarang ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
