Adik Kim Jong Un Samakan Amerika Serikat Dengan Binatang Berkaki Empat

Adik Kim Jong Un Samakan Amerika Serikat Dengan Binatang Berkaki Empat

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Adik kandung dari Presiden Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong kembali menyatakan kekesalannya terhadap Amerika Serikat dengan menyebut mereka bersikap seperti anjing yang sedang menggonggong.

Pernyataan Kim Yo Jong ini merupakan akibat dari pihak Amerika Serikat yang mengkritisi peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM), Hwasong-17 di hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain menyindir Amerika Serikat, Kim Yo Jong juga menganggap para sekutu negara paman Sam ini menjijikkan.

Negara sekutu Amerika Serikat yang dimaksud yaitu Korea Selatan, Perancis, Australia, Inggris dan Jepang.

Selanjutnya, wanita berparas dingin ini menilai kalau PBB selalu menutup mata atas latihan militer antara Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Baca Juga

“Dewan Keamanan PBB telah menutup mata dari latihan militer yang sangat berbahaya antara AS dan Korea Selatan dan penumpukan senjata yang mengarah ke DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea),” ujar Kim Yo Jong, Jumat 25 November 2022.

Adik Kim Jong Un Samakan Amerika Serikat Dengan Binatang Berkaki Empat
Potret Kim Yo Jong Bersama Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un (nknews.org)

“(Mereka) juga mempermasalahkan hak bela diri Korea Utara yang tidak dapat diganggu gugat,” lanjutnya.

Senada dengan Kim Yo Jong, Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choe Sun Hui berpendapat kalau PBB adalah boneka dari Amerika Serikat.

Sebagai informasi, Linda Thomas Greenfield selaku Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB mengadakan rapat darurat membahas tentang peluncuran rudal yang dilakukan oleh Korea Utara.

Dari hasil rapat yang digelar dengan 14 negara lainnya, PBB memutuskan akan menekan dan mengawasi program senjata Korea Utara.

Namun demikian, tidak semua negara setuju dengan sanksi yang diberikan kepada Korea Utara. Rusia dan China selaku negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merasa keberatan atas hasil rapat tersebut.

Dalam rapat pembahasan rudal Korea Utara, Linda Thomas Greenfield menyayangkan sikap Rusia dan China yang membela Korea Utara padahal menurutnya program senjata Korea Utara akan membahayakan seluruh dunia.

“Halangan terang-terangan dari kedua anggota ini menempatkan wilayah Asia timur laut dan seluruh dunia dalam risiko,” kata Linda Thomas Greenfield.

Adapun pemerintahan Korea Utara sedang melakukan berbagai macam uji coba rudal. Dalam tiga hari mereka meluncurkan sekitar 80 rudal.

Rudal Korea Utara itu diluncurkan dengan kecepatan 6.040 KM dan terbang sejauh 999 KM.

Saat ini rudal yang diluncurkan Korea Utara ini telah berhasil mendarat di Laut Jepang dan Laut Timur.

Sumber: independent.co.uk

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.