Akhmad Namsum Sebut Pengemis dan Anak Jalanan Korban Sindikat Perdagangan Manusia

Akhmad Namsum
Akhmad Namsum

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Akhmad Namsum segera mengidentifikasi permasalahan pengemis dan anak jalanan di Kota Makassar. Namsum akan menelusuri dimana sumber dan lokasi pengemis beroperasi.

“Diduga pengemis ini ada yang koordinir. Sudah masuk ketegori perdagangan manusia,” kata Namsum kepada Makassar Terkini, Kamis 25 April 2019.

Namsum mengaku sudah mendapatkan informasi awal terkait permasalah pengemis dan anak jalanan di Makassar. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan semua lembaga terkait, mencari jalan penyelesaiannya.

“Sudah sangat tidak wajar, karena melibatkan anak-anak saat mengemis,” keluh Namsum.

Kehadiran pengemis di Kota Makassar tidak hanya merusak citra Kota Makassar, tapi membuat permasalahan sosial baru. Masyarakat menjadi tidak nyaman, sebab di warung-warung, rumah makan, dan rumah ibadah selalu ada pengemis.

“Memberi uang ke pengemis bukan solusi. Semakin diberi jumlahnya akan semakin banyak,” kata Namsum.

Namsum menghimbau kepada warga yang punya kelebihan uang atau rejeki, menyalurkan sumbangannya kepada lembaga resmi dan terbukti bereputasi dalam mengelola dana masyarakat.

“Jangan beri uang langsung ke pengemis,” katanya.

Namsum mengatakan, Dinas Sosial punya banyak program untuk masyarakat miskin. Mulai bantuan tunai dan bantuan bahan pokok. Belum lagi tambahan sumbangan dari lembaga-lembaga sosial.

“Makanya kami heran kenapa semakin mendekati bulan puasa, jumlah pengemis malah semakin banyak,” ujar Namsum.

Berita Terkait
Komentar
Terkini