Wanita Rawan Sosial Ekonomi Karena Faktor Pendidikan

Wanita Rawan Sosial Ekonomi Karena Faktor Pendidikan

Muhammad Yunus

Penulis

Terkini.id, Makassar – Kepala Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kota Makassar Muliawati mengatakan, dalam konteks pembangunan di Indonesia, masalah kemiskinan semakin menjadi primadona sejak krisis ekonomi melanda Indonesia pada pertengahan tahun 1997.

“Kemiskinan menjadi semakin sering dibicarakan karena adanya peningkatan jumlah penduduk miskin yang cukup tajam,” kata Muliawati, Selasa 25 Juni 2019.

Menurutnya kemiskinan diakibatkan krisis ekonomi. Penduduk yang rawan terkena masalah sosial ekonomi biasanya mempunyai tingkat pendidikan yang rendah, atau minimal tidak tamat pendidikan sekolah dasar.

“Wanita yang ditinggal oleh suaminya tanpa batas waktu tertentu juga dapat digolongkan ke dalam golongan wanita rawan sosial ekonomi,” katanya.

Dinas Sosial Kota Makassar melakukan sosialisasi Pemberdayaan dan Pembinaan Lorong Bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi dengan tema Mendorong Kegiatan Kewirausahaan Skala Kecil Dalam Mengurangi Ketidaksetaraan Kesejahteraan Sosial Bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi.

Baca Juga

Kepala Dinas Sosial Makassar Akhmad Namsum mengatakan, menjadi kewajiban pemerintah maupun masyarakat untuk bersama-sama mengoptimalkan seluruh aspek pembangunan. Pada hakekatnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana Program dari Dinas Sosial Kota Makassar dimana salah satu diantaranya adalah Program Pemberdayaan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Kemiskinan adalah masalah yang mempunyai keterikatan terhadap masalah-masalah sosial di Indonesia. Berbagai kesenjangan terjadi antara masyarakat menengah ke atas dan masyarakat yang berada di garis kemiskinan.

“Akibatnya, muncul berbagai masalah kesejahteraan, termasuk wanita rawan sosial ekonomi,” ungkap Namsum.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.