Terkini.id, Jakarta – Beredar tangkapan layar cuitan akun Twitter @MustofaNahra yang meminta agar penyaliban sebaiknya tak dilakukan di tempat terbuka sebab darahnya mencurah ke tanah.
Tangkapan layar cuitan ini dibagikan oleh netizen dengan nama akun @Ndrew*** pada Kamis, 6 Januari 2022.
“Penyaliban sebaiknya tidak di tempat tebuka. Darahnya mencurah ke tanah. Hehehe,” demikian bunyi cuitan yang dibagikan pada 9 September 2015.
Bersama pernyataannya, @MustofaNahra membagikan gambar orang disalib dan juga pernyataan Basuki Tjahaha Purnama alias Ahok soal larang pemotongan hewan kurban di sekolah.
Ditelusuri Terkini.id, ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Ahok memang pernah menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 168 Tahun 2015 tentang Pengendalian, Penampungan, dan Pemotongan Hewan.
- Wasekjen PBNU Minta Polri Ungkap Aliran Dana di Kasus ACT, Mustofa Nahra: Sekalian Aliran Dana dari Maming
- Ruhut Sindir Anies yang Nikahkan Anak Pakai Bahasa Arab, Mustofa Nahra: Ini Udah Keterlaluan
- Kader Partai Ummat Bela Roy Suryo Dibebaskan, Habib Husin: Bahaya Kalau Didiamkan!
- Mustofa Nahra Dukung Roy Suryo, Husin Shihab: Artinya Penistaan Agama Hanya Berlaku Bagi Islam
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
Dilansir dari Kompas, kebijakan ini dikeluarkan dalam rangka menyambut Idul Adha tahun 2015/1436 Hijriah.
Di dalam aturan itu, terdapat larangan penjualan serta pemotongan hewan kurban di pinggir jalan dan juga larangan pemotongan hewan kurban di sekolah-sekolah.
“(Pelarangan pemotongan hewan kurban di sekolah) disebutkan (di ingub). Seharusnya memang tidak boleh karena darahnya mencurah ke tanah, dan di sekolah kebanyakan anak-anak bisa tertular penyakit,” kata Ahok, Selasa, 8 September 2015.
Netizen yang mengunggah tangkapan layar cuitan @MustofaNahra ini pun meminta Polri untuk bertindak sebab darah Yesus telah dijadikan bahan lelucon.
“Eheheheheheheh @DivHumas_Polri @CCICPolri. Darah Yesus itu bagi kita yg kristen adalah sesuatu yang luar biasa krna menghapus dosa manusia,” kata netizen tersebut.
“Tapi di mata satu orang ini darah yesus malah dijadikan dark jokes. Tuhan/Allah agama lain ternyata dapat diskriminasi ya di indonesia,” sambungnya.
Sekedar catatan, Mustofa Nahrawardaya adalah politisi Partai Ummat. Namun, tidak diketahui apakah cuitan akun @MustofaNahra ini adalah cuitan Mustofa Nahrawardaya.
Sebagaimana diketahui, Mustofa Nahrawardaya menggunakan nama akun @TofaTofa_id sejak November 2019 hingga sekarang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
