Terkini.id, Jakarta – Aliansi buruh dan mahasiswa mahasiswa kembali menggelar aksi unjuk rasa hari ini, Rabu 7 Oktober 2020.
Kemarin aksi mahasiswa diwarnai bakar-bakar ban dan penutupan jalan. Sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap pemerintah dan DPR RI. Mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja di tengah pandemi.
Brimob Batalyon A Pelopor bersiap melakukan upaya antisipasi pengamanan dan pengawasan terhadap aksi terkait penolakan Undang Undang Cipta Kerja di Makassar.
Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Darminto menuturkan, Brimob akan melakukan penjagaan di sejumlah titik seperti Perlimaan Bandara, Kantor Gubernur, dan Kantor DPRD Provinsi Sulsel.
“Pola pengamanan hari ini hampir sama seperti yang kemarin, hari ini ditambah anggota yang menggunakan APD serta alat penyemprot disinfektan, Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 semakin meluas,” jelas Darminto.
- Syariah First Jadi Strategi Bank Sulselbar, Raih Excellence in Sharia Regional Banking Growth
- Bank Sulselbar Raih Prominent Awards 2026, Perkuat Perbankan Syariah Regional
- Dari Ruang Kelas ke Dunia Kerja, Astra Motor School Siapkan Siswa SMK Menjawab Kebutuhan Industri
- Bina 98 SMK di 4 Wilayah, Asmo Sulsel Kembangkan Astra Motor School
- SMAN 21 Bandung Juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java
AKBP Darminto menyebutkan Untuk hari ini pihaknya menurunkan 4 SSK personil pengamanan
“Untuk hari ini kami menyaipakan 4 SSK Pasukan PHH yang tadi pagi 3 SSK sudah diploting di lokasi masing, sedangkan 1SSK disiagakan di Mako Batalyon A Pelopor” Lanjut Darminto.
Darminto menyebutkan, selain bertugas untuk mengamankan dan mengawal jalannya aksi unjuk rasa, sosialisasi tentang protokol kesehatan harus diberikan saat aksi unjuk rasa berlangsung.
“Itu adalah wujud bakti Brimob untuk masyarakat. Dengan terus mengingatkan peserta aksi untuk terus mentaati protokol kesehatan,” tegas Darminto.
Darminto menegaskan seluruh petugas pengamanan aksi unjuk rasa harus selalu memperhatikan prosedur tetap (Protap) pengamanan.
“Kita kawal aksi unjuk rasa dengan dengan humanis. Saya minta kepada setiap anggota yang ada di lapangan untuk selalu mengikuti protap pengamanan dan tidak membawa senjata tajam dan senjata api saat pengamanan berlangsung,” tegas Darminto.
Secara terpisah Komandan Satuan Brimob Polda sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis mengatakan selama jalannya aksi Unjuk Rasa kami laksanakan pengamanan dan pemantauan.
“Demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif, kami akan terus mengamankan jalannya aksi demonstrasi,”
” Kami juga menyiapkan tim khusus berseragam APD dan membawa cairan disinfektan, ini untuk mengantisipasi meluasnya covid-19 pada saat aksi berlangsung” ujar Anis
Dansat Brimob juga menghimbau kepada massa aksi agar bisa menjalankan sesuai dengan apa yang harus dilakukan, jangan sampai keluar diluar prosedur.
“Kalau ingin menyampaikan aspirasi silahkan saja sampaikan, akan kita kawal. Tapi jangan mengganggu ketertiban masyarakat apalagi merusak fasilitas,” pungkas Anis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
