Terkini.id — Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Maros bakal menelan anggaran sebesar Rp31,1 miliar.
Hal itu berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang ditandatangani oleh Bupati Hatta Rahman dan Ketua KPU Maros, Syamsul Rizal, Senin 14 Oktober 2019.
“Alhamdulillah hari ini Maros sudah selesai penandatanganan NPHD,” kata ketua KPU Maros, Syamsul Rizal, melalui sambungan telepon.
Syamsul Rizal menyebutkan jika anggaran tersebut sudah dipastikan mencukupi kebutuhan KPU dalam pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang.
“InsyaAllah cukup ji, karena ini sudah hasil rasionalisasi dengan TAPD,” tuturnya.
- Full Dukungan Partai, Pasangan Chaidir-Suhartina Resmi Mendaftarkan Diri di Pilkada Maros
- Jelang Pilkada Maros, Pasangan Chaidir Syam-Suhartina Bohari Silaturahmi ke Ketua Ormas
- Jelang Pilkada, FKUB Maros Ajak Masyarakat Jaga Iklim Demokrasi
- PDIP Usung Chaidir-Suhartina di Pilkada Maros, 5 September Gelar Deklarasi
- PDIP Usung Indah-Suaib di Lutra dan Chaidir-Suhartina di Maros
Ia menambahkan, anggaran itu sudah masuk dalam anggaran penambahan honor adhoc atau penyelenggara pemilu setelah menteri Keuangan RI menaikkan standar biaya honorarium.
“Sudah masuk penambahan honor adhoc,” singkatnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
