Anggota Polisi Meninggal karena Asam Lambung, Simak Cara Cegah Penyakit Ini

Terkini.id, Makassar – Seorang anggota polisi asal Palopo, yakni Bripda Batara Gau, meninggal dunia karena diketahui mengalami sakit asam lambung.

Kepergian Batara Gau meninggalkan kesedihan yang mendalam untuk keluarganya dan teman dekatnya karena dikenal baik dan ramah kepada siapapun.

Sebelum meninggal dunia, Batara Gau beberapa kali mengeluhkan sakit asam lambung yang dia alami.

“Tidak ada itu orang kuat kalau sudah kena asam lambung. Omong kosong itu. Mau ko kuat badanmu, panas kayak terbakar, seluruh badan lemas berjalan sama mau jatuh, perut kembung, bentar-bentar mundah, pikiran melayang-layang perasaan bikin takut, kayak mau mati, masuk wc kayak gempa, perasaan bikin kacau asam lambung,” tulis salah satu statusnya.

Kisah Batara Gau mendapat banyak simpati netizen. “Innalillahi. Bapak Polisi meninggal karena asam lambung. Di sini almarhum menjelaskan betapa tidak ada yang kuat menahan asam lambung,” tulis Daffa Arya Pratthama.

Mengenal Asam Lambung

Penyakit asam lambung umumnya banyak dialami banyak orang, khususnya para pekerja yang bekerja di bawah tekanan dan deadline yang ketat.

Nah, kejadian kematian akibat asam lambung bukan cuma sekali. Beberapa tahun lalu, Puteri Indonesia Maluku 2016, Jean Patty juga meninggal akibat asam lambung.

Tahun 2015 silam, seniman Didi Petet dan Ade Juwita juga meninggal dunia akibat asam lambung.

Pada 2017, Dokter Ryam Thamrin yang dikenal sebagai Dr OZ juga meninggal dunia karena diketahui mengidap maag akut akibat asam lambung.

Asam lambung merupakan senyawa asam pada tubuh manusia yang berfungsi untuk membunuh mikroorganisme atau bakteri pada makanan.

Banyak-tidaknya produksi asam lambung bergantung pada jenis makanan apa yang dikonsumsi.

Akan tetapi, cairan asam lambung ini akan menjadi masalah ketika sudah mengalir menuju esofagus (sebuah bagian penghubung antara kerongkongan dan lambung).

Terlebih jika bagian LES (Lower Esophageal Sphincter) yang berfungsi untuk mencegah makanan tersebut naik kembali dari lambung mengalami kerusakan atau melemah fungsinya.

Dan jika makin parah, kondisi ini akan membawa pada sebuah penyakit bernama GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

Salah satu gejala yang paling sering terjadi pada penyakit GERD adalah rasa panas di perut hingga ke bagian dada.

Dilansir dari heathline.com, sensasi tersebut bisa muncul setelah makan atau setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Setelah itu, biasanya penderita akan mengalami muntah-muntah.

Beberapa gejala lainnya yang bisa muncul seperti batuk kering, sakit tenggorokan, kembung, sendawa, cegukan, susah menelan, dan adanya benjolan di tenggorokan.

Cara Menghindari Asam Lambung

Nah, salah satu cara untuk menghindari asam lambung adalah memperbaiki pola makan.

Berikut 6 makanan yang wajib dihindari oleh penderita asam lambung seperti dikutip dari healthline.com:

1. Makanan Digoreng atau Berlemak

Makanan yang digoreng dan berlemak dapat menyebabkan LES menjadi rileks.

Hal ini memungkinkan lebih banyak asam lambung naik ke esofagus.

Contoh makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi antara lain: kentang goreng, onion ring, mentega, susu murni, keju biasa, krim asam lemak, daging yang digoreng, es krim, keripik kentang, saus krim, saus salad krim, dan makanan berminyak.

Makanan ini wajib dihindari atau dikurangi porsi konsumsinya.

2. Tomat dan Buah Asam

Buah dan sayuran memang sangat penting untuk kesehatan.

Namun buah-buahan tertentu dapat menyebabkan atau memperburuk gejala GERD.

Terutama buah-buahan yang sangat asam.

Jika Anda sering mengalami gejala asam lambung, Anda harus mengurangi atau menghilangkan asupan makanan berikut ini:

Buah jeruk, jeruk Bali, lemon, jeruk nipis, nanas, tomat, saus tomat atau makanan yang mengandung bahan tersebut seperti pizza, dan saus salsa.

Baca: Karena Sakit Asam Lambung, Jadwal Masuk Penjara Terpidana Korupsi Ini Ditunda

3. Cokelat

Cokelat mengandung bahan yang disebut methylxanthine.

Zat ini terbukti dapat mengendurkan otot polos pada LES dan meningkatkan refluks.

4. Bawang dan Makanan Pedas

Makanan pedas dan berbau tajam seperti bawang merah dan bawang putih dapat memicu gejala sakit maag pada kebanyakan orang.

Meskipun tak secara langsung menyebabkan penyakit maag kronis, namun asupan makanan jenis ini tetap harus dijaga kadarnya dari hari ke hari.

5. Kafein

Orang-orang yang memiliki penyakit asam lambung akan merasakan gejalanya kambuh setelah meminum kopi.

Hal ini dikarenakan kafein adalah pemicu terjadinya refluks asam.

6. Mint

Segala produk mint atau makanan yang memiliki rasa mint seperti permen karet atau permen pengharum nafas juga dapat memicu gejala refluks asam.

Meski ke-6 jenis makanan ini dapat memperparah penyakit asam lambung, berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan juga harus tetap dilakukan.

Hal ini dapat membantu Anda untuk mengetahui pola makan yang baik tanpa perlu khawatir penyakit asam lambung menjadi semakin parah.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Health

Sembuhkan Sakit Flu dengan Obat Alami Ini

Terkini.id, - Memasuki bulan puasa, kondisi tubuh yang tidak terlalu fit mudah sekali terkena sakit flu. Tubuh menjadi tidak nyaman dan pekerjaanpun terganggu. Dalam