Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menegaskan kepada seluruh insan pertanian bahwa petani dan penyuluh harus terus bekerja untuk memastika ketersediaan pangan bagi 267 juta jiwa rakyat Indonesia di tengah pandemi Covid-19.
Apa yang ditegaskan Dedi merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang selalu mengatakan bahwa masyarakat harus terus tercukupi kebutuhan pangannya di tengah serangan Covid-19 ini.
“Pertanian menjadi sumber kekuatan dan penyelamat bangsa,” tegas SYL.
Menindaklanjuti arahan Mentan dan Kepala BPPSDMP, Mahasiswa Polbangtan Gowa melakukan penyuluhan tanam sayur dan buah kepada kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.
“Masyarakat sangat antusias dalam sesi penyuluhan ini. Mereka menyadari bahwa dengan sistem tanam ini ternyata mudah, apalagi dapat memanfaatkan barang bekas seperti botol dan paralon. Selain masa tanam yang singkat, metode ini juga tidak membutuhkan pestisida, tentunya gizi yang dihasilkan juga baik,” jelas Rafika Dewi Pratiwi, mahasiswa tingkat akhir Polbangtan Gowa.
- AFT Hasanuddin Siaga, Pertamina Pastikan Pasokan Avtur Haji 2026 Aman
- Gakkumhut Sulawesi Imbau Masyarakat di Sekitar Pertambangan Ikut Mencegah Aksi Perambahan Liar
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- DPRD Makassar Desak Dinas Pendidikan Larang Acara Perpisahan Siswa di Luar Sekolah
- BSI Gerakkan 10 Ribu Perempuan Selamatkan Bumi Lewat Aksi Tanam Pohon
Tanam sayur dan buah yang diedukasikan Rifka menggunakan metode hidroponik sistem wick.
“Pekarangan yang ada di tengah masyarakat, selain dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan yang dikonsumsi sendiri, juga dapat menghasilkan rupiah dan membantu penghasilan keluarga,” jelas Rifka.
(KIS/WLN8)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
