Anwar Ibrahim dan Harapan Umat

Anwar Ibrahim dan Harapan Umat

EP
Shamsi Ali
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Di sìnilah kemudian harapan itu tumbuh. Bahwa dunia kita saat ini adalah dunia global yang berkarakter “interconnected” sekaligus “deeply competitive”.

Hanya soliditas internal (soliditas kepribadian) dan keluasan pergaulan (networking) yang bisa mengimbagi Karakter dunia gobal itu.

Keadaan dunia Islam dan dunia global secara umum memerlukan sosok Pemimpin yang memiliki multi-dimensional character.

Memerlukan ilmu dan wawasan, kemampuan menejerial yang handal, dan tidak kalah pentingnya memiliki integritas yang terbangun di atas nilai-nilai spiritualitas yang mapan.

Dengan segala ketidak sempurnaannya, Anwar nampaknya memiliki semua itu.

Tantangan yang ada di hadapan Anwar Ibrahim tentu tidak kecil dan tidak sedikit.

Selain permasalahan internal dalam negeri, di mana reformasi pemerintahan Malaysia masih merupakan “homework” panjang Anwar yang telah lama tertunda dan harus dilanjutkan.

Tapi lebih jauh dari itu, dengan kesadaran keislaman dan keumatannya Anwar pastinya juga terbebani dengan berbagai permasalahan yang dialami oleh Umat Islam di dunia global saat ini.

Dari Muslim Rohingya, Kashmir dan India, Uighur di China, dan tentunya Palestina yang klasik itu.

Semua tentunya tahu bahwa Anwar dengan perjalanan panjang dalam dunia pergerakan, sejak memimpin mahasiswa memperjuankan kesejahteraan rakyat miskin, hingga ketika telah menduduki posisi Wakil Perdana Menteri, jiwanya memberontak melihat penyelewengan-penyelewengan (khususnya korupsi) di Malaysia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.