Apakah Cacar Monyet Penyakit Berbahaya dan Mematikan?

Apakah Cacar Monyet Penyakit Berbahaya dan Mematikan?

R
Ciptaning Cahyaningrum
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kekhawatiran tentang apakah penyakit cacar monyet berbahaya dan mematikan mulai merebak seiring dengan berkembangnya banyak kasus tersebut.

Berdasarkan informasi dari WHO, pada tanggal 13 – 21 Mei 2022 tercatat ada 92 kasus terkonfirmasi dan 28 kasus suspek dilaporkan dari 11 negara bukan endemic.

Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, “Hingga saat ini belum ada kasus (cacar monyet) yang dilaporkan dari Indonesia”, katanya saat konferensi pers virtual di Jakarta pada Selasa 24 Mei 2022.

Seperti dilansir dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, penyakit cacar monyet disebabkan karena virus MPXV atau Human Monkeypox Orthopoxvirus dari family poxviridae.

Virus cacar monyet dapat menular lewat darah, air liur, cairan tubuh, lesi kulit dan droplet pernafasan dari hewan atau manusia yang terkontaminasi.

Baca Juga

Virus tersebut memiliki masa inkubasi 6 hari hingga 16 hari namun dapat juga mencapai 5 hari hingga 21 hari.

Gejala awal yang dirasakan pada 3 hari pertama adalah sakit kepala hebat, demam tinggi, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, nyeri punggung dan lemas.

Pada fase paling infeksius dapat muncul ruam atau lesi kulit dari wajah hingga seluruh tubuh. Biasanya dibutuhkan waktu hingga 3 minggu agar lesi tersebut melepuh kemudian mengeras dan rontok.

Bila dilihat dari tingkat bahayanya, berdasarkan situs rsud.tulungagung.go.id disebutkan bahwa penyakit cacar monyet termasuk kategori ringan yang menyerupai cacar air dan dapat hilang dengan sendirinya. Tingkat keparahan penyakit ini dapat bervariasi tergantung imun dan penyakit komorbit yang diderita.

Bila penderita memiliki sistem imun yang rendah dapat timbul komplikasi seperti infeksi paru – paru, namun kondisi tersebut jarang terjadi.

Pencegahan yang perlu dilakukan adalah tetap waspada, tenang serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.