Terkini.id, Jakarta – Masih belum usai masalah Covid-19, dunia dihantam penyakit baru, yakni Cacar Monyet. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini memprediksi kalau kasus cacar monyet bakal makin menggila dan ditemukan di banyak negara.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengambil langkah pengetatan pintu masuk internasional ke Indonesia.
Hal itu merespon adanya kasus cacar monyet yang merebak di sejumlah negara Eropa dan Australia.
“Kebijakannya akan mengikuti ketentuan Kementerian Kesehatan,” ujar Juru bicara Kemenhub Adita Irawati saat dihubungi, Sabtu 21 Mei 2022.
“Karena kaitannya dengan kesehatan penumpang selalu merujuk ke kementerian terkait. Ada kantor kesehatan pelabuhan di bawah Kemenkes di bandara,” tambahnya.
- RS Wahidin Sudirohusodo Makassar Masuk 10 Besar Aduan Kasus Bullying Program Dokter Spesialis
- Buron Kasus Korupsi Anggaran Kemenkes Ditangkap di Bekasi, Divonis 4 Tahun Penjara
- Kemenkes Imbau Seluruh Apotek Untuk Sementara Tidak Jual Obat Sirup
- Kemenkes Perluas Jaringan Laboratorium Penelitian Virus Cacar Monyet atau Monkeypox
- Vaksin Booster Kedua untuk 1,9 Juta Nakes Dimulai Hari Ini
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan hingga 92 kasus yang dikonfirmasi dan 28 kasus dugaan cacar monyet telah dilaporkan dari 12 negara di mana virus tersebut bukan endemik. Ke depan, WHO akan memberikan panduan dan rekomendasi lebih lanjut kepada sejumlah negara untuk mengurangi penyebaran cacar monyet.
“Informasi yang tersedia menunjukkan bahwa penularan dari manusia ke manusia terjadi di antara orang-orang yang melakukan kontak fisik dekat dengan kasus-kasus yang menunjukkan gejala,” tambah badan tersebut, dikutip dari Reuters, Minggu 22 Mei 2022.
“Apa yang tampaknya terjadi sekarang adalah bahwa cacar monyet telah masuk ke populasi dan menyebar seperti infeksi menular seksual, yang telah memperkuat penularannya di seluruh dunia,” ungkap pejabat WHO David Heymann, seorang spesialis penyakit menular.
Dia mengatakan bahwa kontak dekat merupakan jalur penularan utama, karena penyakit ini sangat menular. Misalnya, orang tua yang merawat anak-anak yang sakit berisiko, seperti juga petugas kesehatan, itulah sebabnya beberapa negara mulai mengisolasi tim yang merawat pasien cacar monyet menggunakan vaksin cacar, virus terkait.
“Ada vaksin yang tersedia, tetapi pesan yang paling penting adalah, Anda dapat melindungi diri sendiri,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
