Terkini, Makassar – Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Mizar Roem, menyoroti dugaan penyerobotan lahan yang merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Dugaan ini muncul setelah adanya laporan terkait kasus tersebut.
Mizar, yang juga merupakan politisi Partai NasDem, meminta Biro Hukum Pemprov Sulsel untuk segera mengambil langkah hukum.
Ia mendesak agar pihak yang diduga melakukan penyerobotan lahan dilaporkan ke kepolisian.
“Lahan di Sidrap yang sudah diserobot selama bertahun-tahun harus segera ditangani. Kami juga meminta Bidang Aset dan Biro Hukum untuk menginventarisasi seluruh aset Pemprov yang diserobot. Jangan ada pembiaran seperti kasus di Sidrap ini,” tegas Mizar saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 2 Juni 2025.
- Diskominfo-SP Gowa Perkuat Peran Sahabat LAPOR! untuk Tingkatkan Kualitas Penanganan Aduan Masyarakat
- DPRD Sulsel Bahas Ranperda Kenaikan Pajak Kendaraan, Bapenda Sepakat Naikkan Tarif
- Pemkot Makassar Tata Ulang Trotoar Jalan Tinumbu, Pulihkan Fungsi Ruang Publik
- Pelindo Gandeng Kejati Maluku Kawal Proyek Strategis Terminal Pelabuhan Ambon
- Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
Mizar mengungkapkan, lahan Pemprov Sulsel yang diserobot di Sidrap telah dimanfaatkan oleh oknum tertentu, bahkan disewakan dan dijadikan sawah.
Ia menekankan, kondisi serupa bisa saja terjadi di wilayah lain.
“Ini sudah jadi sawah, ada juga yang disewakan. Padahal, aset ini bisa dimanfaatkan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membantu ruang fiskal pemerintah,” ujarnya.
Dari laporan yang diterima, luas lahan yang diduga diserobot di Sidrap mencapai tujuh hektare.
Mizar juga mengingatkan agar tidak ada keterlibatan pihak internal Pemprov dalam praktik ini.
“Jangan sampai ada orang dalam yang terlibat menjadi oknum. Semua pihak harus bertanggung jawab dalam menjaga aset daerah,” katanya.
Ia juga menyarankan agar Gubernur Sulsel dan Wakil Gubernur melibatkan pemerintah kabupaten untuk membantu mengamankan seluruh aset Pemprov yang diserobot, termasuk di Sidrap.
“Kolaborasi dengan pemerintah kabupaten diperlukan untuk memastikan aset-aset tersebut kembali dikelola dengan baik demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” tutup Mizar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
