Jasad Korban Banjir Jeneponto Yang Sempat Dikabarkan Hilang, Kini Ditemukan Setelah Beredar Gambar Kaki Terputus di Sosmed, Berikut Kronologinya!

Terkini.id, Jeneponto – Upaya pencarian korban banjir dan longsor terus dilakukan oleh Search and Rescue (SAR) gabungan di Dusun Bonto Loe, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto pada Selasa, 16 Juni 2020.

Proses pencarian dilakukan oleh berbagai unsur atau instansi potensi SAR yang terbagi menjadi beberapa tim.

Unsur atau Instansi yang terlibat

Proses penyisiran dimulai dari lokasi kejadian, penyisiran sungai hingga jembatan Sapanang.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Sulsel Berbagi Sembako Untuk Penyintas Banjir Jeneponto

Sebelumnya total empat korban, dan ditemukan pasca banjir dan longsor dinyatakan berjumlah tiga orang.

Diantaranya:

Baca Juga: Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Bantuan Medis Untuk Penyintas Banjir Jeneponto

1. Yabu (60) laki-laki (ditemukan meninggal)

2. Alam (13) laki-laki (ditemukan meninggal)

3. Made (50) laki-laki (ditemukan meninggal)

Baca Juga: Bantu Korban Banjir Jeneponto, DD Sulsel Terjunkan Tim

Kemudian setelah dilakukan pencarian, kini korban banjir dan longsor Neneng (60, perempuan) warga kampung Beru berhasil ditemukan di pinggir sungai Dusun Boleo pukul 09:50 WITA oleh SAR gabungan bersama masyarakat setempat.

Jasad korban ditemukan dalam keadaan meninggal karena terhimpit oleh akar pohon yang diduga terbawa arus saat banjir dan longsor yang jaraknya berkisar dua kilometer dari pemukiman warga.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah keluarga karena keluarga korban sempat keberatan saat jenazah akan dilarikan ke rumah sakit.

“Iye saya anaknya, ke rumahmi saja,” tegasnya saat tim evakuasi menanyai keluarga korban

Setelah penanggung jawab evakuasi menjelaskan, pihak keluarga pun menyetujui untuk selanjutnya dievakuasi ke RSUD Lanto dg Pasewang untuk dilakukan proses autopsi tubuh untuk mengidentifikasi identitas korban.

Arhamdiansyah selaku Komandan Tim (Dantim) SAR gabungan membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan oleh warga setempat adalah anggota badan terpisah yang terlebih dulu telah ditemukan sebagian anggota tubuh pada Sabtu, 13 Juni 2020 sehari setelah kejadian.

“Iye benar, karena telah di identifikasi oleh TIM DVI,” konfirmasinya

Arham kembali menyampaikan bahwa jenazah korban telah diserahkan ke keluarga korban.

Bagikan