Terkini.id, Jakarta – Sebuah lubang sumur resapan air di tengah jalan dipasangkan ban bekas oleh warga sekitar. Sumur resapan air tersebut berada di Jalan Karang Tengah, Jakarta Selatan.
Diketahui, ban bekas tersebut sengaja dipasang oleh warga sebagai penanda bahwa sumur tersebut belum selesai dan pengendara dapat terhindar dari bahaya.
Lokasi sumur resapan dengan ban bekas berada tepat di depan sebuah bengkel. Tak hanya ban bekas, nampak sebelumnya ada juga tiang sebagai penanda. Namun, tiang tersebut sudah tumbang.
Keberadaan ban bekas dan tiang tak jauh dari lokasi sumur resapan yang beberapa waktu lalu diberi pot.
Dilansir dari detikcom, pemilik bengkel Andreas mengaku sebagai orang yang menaruh ban bekas di atas proyek sumur resapan.
- Atasi Krisis Air Tanah di Makassar: Ahli Geologi Minta Perbanyak Sumur Resapan dan Penghijauan Hulu Sungai
- Cegah Banjir Besar Terulang, Makassar Akan Tebar Sumur Resapan di Tiga Kecamatan
- Lempar Sindiran Tanya Apa Prestasi Anies, Hasto: Pasti Bingung Jawabnya
- Ganjar Pranowo Akan Buat Sumur Resapan Untuk Atasi Banjir, Netizen: Copas Ide Anies
- Sindir Kadrun, Chusnul: Waktu Sumur Resapan Bermasalah, Teriak Itu Lanjutkan Program Jokowi, Pas Ditiru Daerah Lain Bilang Itu Program Anies
Andreas mengatakan bahwa dirinya ingin agar pengendara bisa menghindari sumur resapan yang belum selesai pengerjaannya.
“Saya takut soalnya, karena ini kan belum selesai juga pengerjaannya, jadi takut amblas orang lewat, ya sudah saya kasih saja ban di atasnya,” ujar Andreas.
Kemudian, Andreas pun berharap sumur resapan tersebut dapat segera diperbaiki secara rapi tanpa harus tergesa-gesa menyelesaikan proyek tersebut.
“Kalaupun sudah selesai, ya baiknya di aspal. Biar nggak ada yang kenapa-kenapa pas melalui jalan ini. Soalnya, saya takut ada tabrakan atau pengendara terperosok saat melewati jalan tersebut,” jelasnya.
Di samping itu, di tempat yang tak jauh dari Jalan Karang Tengah, tepatnya di Jalan Agraria, terlihat pengerjaan drainase vertikal juga masih dilakukan.
Hingga kini, para petugas masih mengeruk tanah untuk mengukur dan memastikan galian drainase dapat berjalan dengan semestinya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
