Terkini.id, Jakarta – Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean membalas kicauan Gus Nadir yang menanggapi polemik soal kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terhadap Presiden Jokowi.
Dilihat dari kicauan Gus Nadir yang ditanggapi Ferdinand Hutahaean tersebut, tampak tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu awalnya menyinggung soal rekam jejak digital Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra yang saat ini tengah menjadi perbincangan publik.
“Setelah akunnya dicoba diretas, kini jejak digital mulai digali. Oh ternyata anak HMI, pernah ke istana ketemu bu Ani, pernah menolak pembubaran FPI tanpa pengadilan, dst,” cuit Gus Nadir.
Ia pun menilai, kritikan BEM UI kepada kepala negara itu telah direspons secara kalem oleh Presiden Jokowi.
Namun, kata Gus Nadir, ia mengaku heran lantaran masih ada pihak yang malah meributkan soal kritik BEM UI terhadap Jokowi tersebut.
- Sindir Anies Tak Miliki Kemampuan Berkarya Nyata, Ferdinand Hutahaean: Kasihan Jakarta 5 Tahun Tak Menghasilkan Apa Apa
- Surya Paloh Sarankan Prabowo Tak Maju Pilpres 2024, Ferdinand Hutahaean: Tak Perlu Halangi yang Lain Demi Ambisi Politik
- Bandingkan Roy Suryo dengan Ferdinand, Rudi Valinka: Dia Dipenjara Walau Sudah Hapus Cuitan dan Minta Maaf
- Sampaikan Permohonan Maaf Lewat Surat, Ferdinand Hutahaean : Atas Kekhilafan Saya Mohon Dimaafkan
- Sebut Ferdinand Cuma Umpan, Akun Eko Widodo: UAS Target Sebenarnya
“Kalau Presiden saja kalem dikritik BEM UI, kenapa kalian gak bisa kalem sih? Sama kritikan mhs aja kok takut,” tuturnya.
Membalas kicauan Gus Nadir itu, Ferdinand Hutahaean pun menilai narasi cuitan Gus Nadir tersebut tidak mencerminkan orang cerdas yang memiliki pendidikan tinggi.
“Gus, mestinya narasimu bisa lebih cerdas, sekolah tinggi harusnya ilmunya juga tinggi. Gelar panjang harusnya mencerahkan,” ungkap Ferdinand.
Selain itu, ia juga menilai tidak ada pendukung Jokowi yang takut dengan kritikan yang dilontarkan BEM UI tersebut.
Justru, menurut Ferdinand, para pendukung Jokowi melawan pernyataan BEM UI terkait Jokowi itu karena menurut mereka kritikan tersebut merupakan kebodohan yang dilontarkan tanpa adab.
Bahkan, Ferdinand Hutahaean menilai sebutan ‘King of Lip Service’ yang dilontarkan BEM UI terhadap Jokowi dalam bentuk meme itu bukanlah merupakan kritik.
“Tidak ada yg takut dengan itu semua, justru pendukung jokowi berani melawan kebodohan yang tanpa adab dalam meme yang sama sekali tak patut disebut kritik itu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
