Bandingkan Kerumunan Jokowi dan Rizieq Shihab, Aziz Yanuar : Sebuah Ketidakadilan di Masa Pandemi

Bandingkan Kerumunan Jokowi dan Rizieq Shihab, Aziz Yanuar : Sebuah Ketidakadilan di Masa Pandemi

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara yang memicu kerumunan masyarakat di Pasar Porsea Toba. Terkait hal itu, pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan ini adalah ketidakadilan dimasa pandemi.

Yanuar lantas membandingkan kerumunan yang ditimbulkan kunker Jokowi dan acara Habib Rizieq Shihab yang berujung pidana.

Ia juga mengatakan bahwa terkait masalah ini, pihaknya sudah kehabisan kata-kata.

“Kami sudah kehabisan kata,” kata Aziz Yanuar, dikutip dari laman Liputan6.com, Senin 7 Februari 2022.

“Sebelah sana (berkerumun) diuber-uber sampai pengawalnya dibunuhi, didenda Rp 50 juta, dan dipenjara,” ungkapnya.

Baca Juga

Seperti diketahui, Habib Rizieq Shihab dikenakan sanksi pidana setelah menggelar acara yang memicu kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Habib Rizieq dijatuhi hukuman delapan bulan penjara karena melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, yaitu tiap orang wajib mematuhi karantina kesehatan.

“Hukum tajam ke sana, tumpul ke sini,” sambung Aziz Yanuar, dikutip dari Liputan6.com.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memberikan penjelasan terkait Presiden Jokowi yang memicu kerumunan di Pasar Porsea, Toba, Sumatera Utara.

Ia mengatakan sulit mengendalikan antusias warga yang ingin ketemu presiden.

“Sulit ya kalau keinginan masyarakat ingin menyapa presiden,” ujar Heru.
Konon lagi menurut Heru Budi Hartono, kalau daerahnya ini belum pernah dikunjungi Jokowi sebelumnya. Maka akan timbul antusiasme masyarakat.

Menurut Heru, seperti yang terjadi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Jokowi menjadi presiden pertama Indonesia yang mengunjungi wilayah itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.