Bangun Gedung Perpustakaan, Cara Lutra Tarik Minat Literasi Masyarakat

Bupati IDP memberikan arahan sesaat peletakan batu pertama pembangunan perpusatakaan di Lutra

Terkini.id,Lutra – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara kini tengah berupaya menarik minat literasi dan menumbuhkembangkan budaya baca masyarakat Luwu Utara. Cara terbaik yang dilakukan Pemda Lutra adalah dengan menghadirkan sebuah gedung perpustakaan yang representatif, layak dan nyaman.

Pembangunan gedung perpustakaan tersebut kini tengah dimulai. Ditandai dengan dilakukannya peletakan batu pertama oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Jumat kemarin.

Adapun lokasi pembangunan gedung perpustakaan ini terletak di Kelurahan Bone Tua, tepat di samping Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Luwu Utara.

“Intinya di sini adalah bahwa kita semua berikhtiar bersama untuk menghadirkan sebuah gedung perpustakaan dan arsip daerah yang layak dan nyaman, untuk kemudian mengundang minat literasi masyarakat,” tutur Bupati Indah Putri Indriani usai peletakan batu pertama pembangunan gedung perpustakaan tersebut.

Ia berharap, dengan hadirnya gedung perpustakaan tersebut, minat literasi dan budaya membaca buku oleh masyarakat dapat semakin meningkat.

Menarik untuk Anda:

“Kita tahu bersama bahwa buku itu adalah jendela dunia. Olehnya itu, kehadiran perpustakaan ini nantinya akan semakin membuat masyarakat tertarik meningkatkan daya literasinya,” harapnya.

Bupati beralias IDP ini mengaku tidak mudah mendapatkan bantuan kegiatan pembangunan gedung perpustakaan. Tahun ini saja, kata dia, hanya ada sembilan daerah yang mendapatkan bantuan yang sama, yaitu delapan kabupaten dan satu provinsi.

“Semoga dengan doa kita semua, kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” tutup Indah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Presiden RI Minta Menteri PU Siapkan Jembatan Darurat di Luwu Utara

Prihatin Musibah di Lutra, Dokter Fadli: Mari Banyak Berdoa Agar Kita Terhindar dari Musibah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar