Terkini.id, Takalar – Bidang Literasi Baca Tulis (BLBT) Rumah Baca Pesisir (RBP) resmi membuka kegiatan Read Challenge via Google Meeting, Minggu 28 November 2021.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Diskusi Literasi ini menghadirkan Tokoh Literasi Nasional, Provinsi, dan Sutradara Film Makassar sebagai pemateri dalam diskusi tersebut. Kegiatan ini pula bertujuan untuk meningkatkan minat baca di Indonesia dan membentuk manusia yang berdaya di tengah masyarakat.
Zainuddin Detol selaku Dewan Pembina RBP, membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan RBP.
“Saya prihatin dengan kondisi bangsa Indonesia yang minat bacanya sangat rendah. Olehnya, masyarakat membutuhkan peran komunitas untuk membangun minat baca tersebut tak lupa pula saya pribadi berterima kasih kepada RBP karena selalu konsisten dalam menggeliatkan literasi,” ujarnya.
Selaku Tokoh Literasi Nasional yang bertindak sebagai pemateri pertama, Bakhtiar Adnan Kusuma, menyampaikan bahwa Membaca sama seperti kebutuhan pokok manusia, antara membaca dan menulis tidak bisa dipisahkan satu sama lain.
“Membaca adalah kebutuhan pokok dan sama halnya seperti makan dan minum, maka tidak lengkaplah kebutuhan orang tersebut jika tidak membaca dan membaca dan menulis tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Karena membaca dan menulis adalah jalan tol menuju manusia yang beradab,” ungkapnya.
Selain itu, Yus Amin selaku Sutradara dan Tokoh Literasi yang menjadi pemateri kedua menyampaikan bahwa membaca adalah perintah langsung dari Tuhan yang perlu dilaksanakan dan ia pun mengatakan bahwa jangan pernah membatasi aktivitas membaca hanya dalam tulisan karena masih banyak hal yang perlu kita baca di luar dari itu.
“Membaca dan menulis adalah perintah Allah SWT seperti yang terkandung dalam Surah Al-Alaq dan Surah Al-Qalam. Membaca bukan hanya aktivitas semata melainkan salah satu bentuk ibadah. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan membaca, karena pada dasarnya semua berawal dari membaca dan jangan membatasi aktivitas membaca hanya dengan buku. Tapi, lewat film kita juga bisa membaca dengan mengambil pelajaran yang terselip dalam film itu,” tuturnya.
Di sisi lain, Rezky Amalia Syafiin, selaku Duta Baca Sul-Sel pada Tahun 2018-2020 yang menjadi pemateri ketiga, berharap agar setelah membaca ada gerakan kebermanfaatan yang ditimbulkan.
“Aktivitas membaca bukan hanya sekadar pengetahuan, tapi bagaimana setelah membaca ada gerakan kebermanfaatan yang ditimbulkan. Salah satu manfaat dari membaca juga dapat merangsang pikiran kita untuk berimajinasi. Dari imajinasi itulah akan muncul sebuah gerakan yang melahirkan kebermanfaatan di tengah masyarakat,” ucapnya.
Citizen Reporter : Siti Rosminah
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
