Terkini.id, Makassar – Masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kota Makassar menjadi kelompok paling rentan akibat hujan lebat dan angin kencang.
Sejak kemarin sampai saat ini, beberapa rumah terendam banjir hampir selutut orang dewasa. Saat ini, banyak masyarakat yang terpaksa mengungsi di rumah keluarga karena rumahnya terendam banjir.
Masita, salah satu penduduk di Kepulauan Kodingareng harus mengevakuasi diri beserta dua anaknya. Pasalnya, ombak menghantam pintu belakang rumahnya dan menyebabkan air membanjiri rumahnya.
“Dua hari sebelumnya di belakang rumah air sudah naik. Tambah lagi hujan dua hari belakangan ini banjir’mi rumahku. Baru terjadi banjir begini, sebelumnya tidak pernah,” kata Masita, Selasa, 7 Desember 2021.
Salah satu tetangganya Sakiah mempertanyakan kehadiran pemerintah pada saat situasi seperti ini.
- Potensi Banjir Rob Meningkat di Sejumlah Wilayah Pesisir, Bagaimana dengan Makassar
- Sejumlah Rumah Rusak Akibat Banjir Rob di Makassar, Lurah Kodingareng Imbau Warga Tidak Melaut
- Ratusan Rumah Terendam Banjir Rob di 5 Pulau di Makassar
- Netizen Sentil Ganjar Pranowo: Bukannya Banjir Semarang yang Diurus Malah Main Kuda-Kudaan
- Waspada Banjir Rob Pesisir Jakarta, Nasdem: Early Warning System Harus Bekerja
“Sekarang, Pulau Kodingareng terendam banjir. Kemana pemerintah yang selama ini berjanji akan memperbaiki pulau kami”, ujarnya.
Staf Pengorganisasian Rakyat WALHI Sulsel, Nur Herliati Hidayah mengatakan banjir rob yang terjadi di Pulau Kodingareng dipicu oleh dua hal, yakni gelombang yang tinggi dan hilangnya terumbu karang akibat aktivitas tambang pasir laut.
“Sudah jelas bahwa terumbu karang itu akan mengurangi terjadinya banjir rob karena akan memecah ombak dan mengurangi gelombang air, tapi tahun lalu, tambang pasir laut telah merusak terumbu karang di perairan spermonde”, tegasnya.
Ia pun mendesak Pemerintah Kota Makassar bertindak cepat untuk melindungi masyarakat di pulau-pulau Kecil.
“Pemerintah harus turun ke pulau melihat kondisi warganya dan memberikan solusi atas musibah banjir rob yang terjadi di Pulau Kodingareng”, tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
