Masuk

Bareskrim Mabes Polri Berantas Kasus Afiliator Binary Option, Netizen: Giliran Korupsi Malah Dibiarin

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Kasus afiliator binary option akhir-akhir ini menjadi perbincangan panas masyarakat.

Pasalnya, kasus ini merugikan banyak korban dengan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Publik juga dirasa telah tertipu oleh tampilan crazy rich yang menjadi trend kalangan anak muda dengan dalih sukses di usia muda.

Terkait permasalahan tersebut, Bareskrim Mabes Polri berhasil memberantas satu per satu afiliator binary option.

Baca Juga: Tak Terima Putusan Pengadilan, Korban Doni Salmanan Rusak Karangan Bunga

Awal Maret ini, publik dikejutkan dengan terkuaknya kasus gelap yakni investasi bodong berkedok trading yang dijalankan oleh crazy rich yang kian marak di Indonesia.

Penetapan Indra Kenz atau yang lebih dikenal dengan crazy rich asal Medan sebagai tersangka dalam kasus binomo oleh Bareskrim Mabes Polri membuat semakin banyaknya crazy rich palsu yang berhasil ditangkap.

Setelah Indra Kenz, nama Doni Salmanan juga ditetapkan sebagai tersangka kasus aplikasi Quotek.

Baca Juga: Dirut CLM Laporkan Zainal ke Bareskrim Mabes Polri Dugaan Pemalsuan Data Otentik dan Penyerobotan Lahan

Dilansir dari Instagram @lambe_turah yang diunggah pada hari Selasa, 15 Maret 2022, Bareskrim Mabes Polri akan berantas kasus afiliator binary option di Indonesia.

“Yang jelas bisa 10 lebih tergantung dari hasil pengembangan dan pendalaman penyidik,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko, dikutip dari laman Instagram lambe_turah.

Bareskrim Mabes Polri mengincar 10 nama yang menjadi afiliator binary option. Hingga saat ini penyidik masih menyelidiki kemungkinan adanya tersangka tambahan.

Dalam kasus ini, Bareskrim Mabes Polri bergerak cepat untuk mengusut afiliator binary option.

Baca Juga: Terbukti Lakukan Penyesatan Konsumen, Hakim Vonis Indra Kenz 10 Tahun Penjara

Namun, ketanggapan dan kecepatan Bareskrim Mabes Polri dalam mengusut kasus afiliator binary option ini menimbulkan pertanyaan bagi netizen.

Netizen mulai mengaitkan penyelesaian kasus ini dengan kasus korupsi di Indonesia yang tak kunjung diusut.

Banyaknya kasus korupsi yang tidak diusut hingga ke selesai, membuat netizen bertanya-tanya kapan kasus korupsi akan segera diusut hingga tuntas?

“Jangan kasus ini saja yang di miskinkan, kasus korupsi yang merajalela di Indonesia juga harus di miskinkan pelakunya,” komentar @m.azh****.

“Giliran sm yg piduiten mah gercep si bapak wkwk. Harusnya yg korup kaya gini juga dong pak biar adil,” tulis akun @della****.

“Harusnya korup juga dicabut sampe akarnya,” komentar @its****.

Banyaknya komentar netizen yang menginginkan kasus korupsi juga diusut tuntas, menjadi tugas selanjutnya bagi Bareskrim Mabes Polri agar segera mengusut tuntas kasus korupsi di Indonesia.