Terkini.id, Barru – Hujan berkepanjangan yang terjadi di Kabupaten Barru, mengakibatkan beberapa wilayah terdampak genangan dan banjir.
Atas kejadian tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Barru dan Tim Basarnas bertindak cepat dalam melakukan evakuasi dan penanganan korban bencana yang terdapa di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Barru, Minggu 12 Januari 2020.
Menindak lanjuti bencana tersebut, Bupati Barru langsung memerintahkan instansi terkait, untuk membentuk posko penanganan bencana, dan juga dapur umum untuk digunakan sementara masyarakat yang melakukan pengungsian, yang dipusatkan di Kantor Camat Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.
Posko induk dan dapur umum tersebut disiapkan mencover dua kecamatan, sekaligus menjadi tempat koordinasi para tim dalam mengevakuasi dan memantau perkembangan banjir atau bencana alam.
Bupati Barru, Suardi Saleh, yang langsung mendatangi lokasi kejadian, mengimbau kepada warga dan masyarakat yang terdampak agar tetap berhati-hati dan mendengarkan langsung himbau dari para tim penanggulangan bencana.
- Banjir Landa Sejumlah Wilayah Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
- Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI--RISE Indonesia
- Pemkot Makassar Terjunkan 40 Satgas Drainase Gerak Cepat Bersihkan Saluran Air di Jalan Urip dan Pettani
- Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Banjir di Bantaeng
- Cegah Banjir di Luwu, Gubernur Sulsel Gelontorkan Rp18,7 Miliar untuk Normalisasi Sungai Suli Senilai Rp18,7 Miliar
“Kami himbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada, dan mendengarkan arahan langsung dari pemerintah Desa, Lurah dan Camat serta para tim penanggulangan bencana daerah,”katanya.
Suardi, juga mengimbau kepada para Pemerintah Lurah, Desa dan Camat, untuk menanggapi segala persoalan yang terjadi, dan tetap aktif dalam memantau kondisi di wilayah masing-masing dan melakukan pelaporan secara detail.
“Kami juga himbau agar Lurah, Desa dan Camat tidak tinggal duduk manis di rumah, tapi aktif dalam melaporkan setiap perkembangan yang ada, dan terpenting harus berada di tengah-tengah masyarakat, untuk melihat dan mendata kebutuhan yang sangat mendesak,”tegasnya.
Berdasarkan pantauan, Suardi Saleh dan rombongan sempat meninjau lokasi banjir di sejumlah wilayah, termasuk Kelurahan Palanro. Ia bahkan rela berjalan kaki dengan genangan air yang tinggi demi menemui warga.
Bahkan terlihat hingga sore hari, Suardi Saleh masih berada di tengah-tengah warga yang terdampak bencana alam, dan terus berintraksi untuk memastikan kondisinya warga dalam keadaan yang aman.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
