Bawaslu Gelar Sosialisasi Produk Hukum Pemilu, Bupati Singgung Peserta Pemilu Nakal

Bupati Kabupaten Jeneponto Iksan Iskandar buka sosialisasi produk hukum pelaksanaan Pemilu 2019 yang dilaksanakan Bawaslu Jeneponto di Taman Siswa/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Bawaslu Kabupaten Jeneponto gelar Sosialisasi Produk Hukum Pemilu 2019, Jumat 8 Maret 2019. Acara ini dilakukan dalam rangka persiapan menjelang hari pemungutan suara pemilihan anggota Presiden dan Wakil Presiden, DPD dan DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Sosialisasi yang dilaksanakan Bawaslu Jeneponto itu berlangsung di Taman Siswa dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Jeneponto Iksan Iskandar dan dihadiri Kapolres AKBP Hery Susanto, Ketua dan pimpinan Bawaslu Jeneponto, beberapa pimpinan OPD, 16 partai politik peserta pemilu, unsur media, ormas dan OKP.

Ketua Bawaslu Jeneponto, Saiful dalam sambutannya menyampaikan undang-undang itu ketika sudah diundangkan maka semua orang sudah dianggap tahu.

“Tidak ada alasan peserta Pemilu untuk tidak mengetahui undang-undang yang mengatur tentang pemilu. Hari ini Bawaslu akan fokus pada produk hukum dalam pelaksanaan pemilu 2019,” tegas Saiful.

Saiful berharap, Kabupaten Jeneponto harus mampu menjadi pelaksana Pemilu yang taat hukum, taat regulasi yang mengatur semua tahapan pemilu.

“Untuk itu mari kita semua, untuk berperan aktif dalam mewujudkan pemilu yang taat hukum, karena hal itu dapat terwujud apabila semua pihak, khususnya peserta Pemilu untuk taat hukum. Jangan ragu-ragu untuk berkoordinasi dengan Bawaslu jika ada pihak kami yang beraplikasi dengan pihak partai politik,” jelasnya.

Pada saat membuka sosialisasi, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, mengapresiasi yang telah melaksanakan pengawasan terhadap tahapan pemilu dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi Bawaslu yang terus melaksanakan langkah pencegahan terhadap potensi terjadinya pelanggaran Pemilu. Untuk itu mari kita semua untuk taat pada undang-undang pemilu untuk mewujudkan pemilu yang taat pemilu,” kata Iksan Iskandar.

Dikesempatan itu, Bupati singgung peserta Pemilu yang memasang alat peraga kampanye atau bahan kampanye di pohon.

“Ada juga yang saya tidak sepaham dengan partai politik atau caleg, itu yang memasang baliho atau banner di pohon, untuk itu saya harapkan Satpol-PP bergerak menertibkan banner dan baliho yang terpasang di pohon atas rekomendasi Bawaslu,” tutur Iksan.

Kegiatan Sosialisasi Produksi Hukum Pemilu 2018 diawali dengan senam bersama semua peserta dan dirangkaikan dengan lomba tarik tambang dan sepeda lambat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini