Terkini, Makassar – Kasus dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melibatkan Lurah Daya, Nur Alam, kini tengah diselidiki oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar.
Nur Alam diduga terlibat dalam kampanye politik dengan mengarahkan stafnya untuk memilih pasangan calon wali kota tertentu dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar.
Dugaan pelanggaran ini mencuat setelah beredarnya video yang memperlihatkan Nur Alam mengarahkan stafnya untuk mendukung pasangan calon (paslon) Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham.
Ketua Bawaslu Makassar, Dede Arwinsyah, menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran tersebut.
Meskipun tidak ada laporan resmi yang masuk, informasi ini tetap menjadi bahan penyelidikan awal oleh Bawaslu.
- Polres Lutim Selidiki Kasus Provokasi yang Mengganggu Aktivitas Investasi Pertambangan
- Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional
- Ruas Jalan Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progresnya Terus Berjalan
- Anggota DPRD Makassar Irwan Hasan Dorong Warga Aktif Laporkan Kendala Layanan di Kecamatan Mariso
- Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan
“Meskipun belum ada laporan yang masuk, kami menjadikan ini sebagai informasi awal. Saat ini, Bawaslu Makassar sedang melakukan penelusuran lebih dalam,” kata Dede, Selasa, 8 Oktober 2024.
Proses Klarifikasi dan Pemanggilan Saksi
Bawaslu Makassar akan segera memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan terkait video yang beredar. Setelah mengumpulkan keterangan dari para saksi, langkah selanjutnya adalah mengirimkan surat pemanggilan kepada Lurah Daya, Nur Alam, untuk memberikan klarifikasi.
Namun, Dede Arwinsyah menegaskan bahwa panggilan ini bukanlah pemanggilan investigatif, melainkan sebagai bagian dari proses klarifikasi.
“Ini bukan pemanggilan resmi dalam konteks hukum, melainkan permintaan klarifikasi. Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan melanjutkan laporan ini ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelas Dede.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
