Terkini, Makassar – Kasus dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melibatkan Lurah Daya, Nur Alam, kini tengah diselidiki oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar.
Nur Alam diduga terlibat dalam kampanye politik dengan mengarahkan stafnya untuk memilih pasangan calon wali kota tertentu dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar.
Dugaan pelanggaran ini mencuat setelah beredarnya video yang memperlihatkan Nur Alam mengarahkan stafnya untuk mendukung pasangan calon (paslon) Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham.
Ketua Bawaslu Makassar, Dede Arwinsyah, menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran tersebut.
Meskipun tidak ada laporan resmi yang masuk, informasi ini tetap menjadi bahan penyelidikan awal oleh Bawaslu.
- Satresnarkoba Polres Jeneponto Ringkus Pengguna Sabu di Jalan Boro, Amankan Barang Buktinya
- OJK Ungkap Perempuan Rentan Jadi Korban Investasi Bodong dalam Forum Ekonomi di Makassar
- Produk Pertanian Penyandang Disabilitas Sentra Wirajaya Makassar Ludes Diborong Warga
- Bank Sulselbar Dorong Generasi Muda Kembangkan Usaha Peternakan di Sidrap
- Pegadaian Gelar Gade Preneur UMKM di Makassar, Fokus Penguatan Branding dan Digitalisasi
“Meskipun belum ada laporan yang masuk, kami menjadikan ini sebagai informasi awal. Saat ini, Bawaslu Makassar sedang melakukan penelusuran lebih dalam,” kata Dede, Selasa, 8 Oktober 2024.
Proses Klarifikasi dan Pemanggilan Saksi
Bawaslu Makassar akan segera memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan terkait video yang beredar. Setelah mengumpulkan keterangan dari para saksi, langkah selanjutnya adalah mengirimkan surat pemanggilan kepada Lurah Daya, Nur Alam, untuk memberikan klarifikasi.
Namun, Dede Arwinsyah menegaskan bahwa panggilan ini bukanlah pemanggilan investigatif, melainkan sebagai bagian dari proses klarifikasi.
“Ini bukan pemanggilan resmi dalam konteks hukum, melainkan permintaan klarifikasi. Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan melanjutkan laporan ini ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelas Dede.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
