Begini Cara Wapres Ma’ruf Amin Sambut Idul Fitri di Tengah Pandemi

Keluarga Wapres RI Ma'ruf Amin/ ist

Terkini.id, Jakarta – Usai berakhirnya Ramadan, umat Islam bersiap menyambut Hari Raya Idul fitri.

Idul fitri merupakan momen besar bagi seluruh muslim di dunia karena kerap dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga serta kerabat untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan.

“Ada dua dosa kesalahan yang kita mintakan untuk diampuni. Yaitu kesalahan kita kepada Allah yang kita lakukan setiap malam di bulan Ramadan, tetapi ada kesalahan yang harus kita mintakan langsung kepada sesama masyarakat, kepada sesama manusia, yaitu untuk meminta maaf. Itulah yang kemudian biasanya pada saat Idulfitri kita melakukan silaturahim untuk memohon maaf kepada sesama, kepada orang tua, kepada tetangga, kepada saudara-saudara, supaya kita terbebas dari kesalahan di antara kita,” ungkap Wapres.

Lebih lanjut Ma’ruf menekankan, walaupun saat ini Indonesia sedang dilanda wabah Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) dan pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus, silaturahmi tetap dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi.

“Pada saat sekarang ini kita terhalang oleh adanya suasana Covid-19, sehingga kita sulit untuk bisa bersilaturahim langsung. Tapi syukur Alhamdulillah, kita sekarang walaupun tidak bisa bertatap muka, kita [dapat] bersilaturahim melalui media secara virtual,” ujarnya.

Baca juga:

“Kita bisa melalui WA (aplikasi WhatsApp), melalui telepon, bahkan kita bisa melalui teleconference. Sekarang ini kita bisa melakukan tanpa harus bertemu, dan ini juga bantuan teknologi, Alhamdulillah. Sehingga silaturahimnya tidak hilang karena ada media yang bisa menghubungkan kita dengan orang tua, dengan tetangga dengan saudara-saudara kita,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga menyatakan bahwa pemerintah akan mengganti hari libur Idulfitri kali ini di waktu lain, yaitu pada saat Iduladha (Hari Raya Haji).

Oleh karena itu, Wapres mengimbau agar kegiatan silaturahmi secara langsung dapat ditunda sementara dan diganti pada waktu lain, yaitu pada saat Hari Raya Idul Adha.

“Kita sebenarnya kalaupun tidak bisa sekarang, kita bisa menundanya. Insyaa Allah pemerintah akan menggeser libur lebaran ini. Mungkin ke saat nanti libur panjangnya digeser ke Idul adha, jadi lebaran haji,” bebernya.

“Jadi kita tinggal menggeser sedikit, mudah-mudahan Iduladha Coronanya sudah hilang sehingga kita bisa bertemu dan bersilaturahim, hanya menggeser waktunya,” imbau Wapres.

“Jadi sekarang bisa melalui virtual, nanti kita bisa juga bergeser saat Iduladha bertatap muka karena libur lebarannya oleh pemerintah akan digeser. Jadi tidak kehilangan sesuatu,” tambahnya.

Mengakhiri tausiahnya, Wapres mengucapkan “Selamat Hari Raya Idulfitri” dan sekali lagi mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dalam melakukan silaturahmi.

“Karena itu marilah kita bersabar. Kita pendam dulu untuk bertemu secara langsung, yaitu untuk kemaslahatan kita, kemaslahatan orang tua kita, kemaslahatan masyarakat semuanya, yang intinya fungsi silaturahimnya tidak hilang karena kita bisa melakukannya secara virtual,” kata dia.

“Selamat Hari Raya Idulfitri, maafkan lahir dan batin,” tutup orang nomor dua di tanah air ini.

Komentar

Rekomendasi

Tetap Produktif di Tengah Pandemi Covid-19, Nantikan Skenarionya

Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah 687, Terbanyak dari Jawa Timur

Gugus Tugas Nasional Kirim Dua Mobile Combat COVID-19 di Jatim

TNI dan Polri Dapat Tugas Disiplinkan Masyarakat Hadapi Corona

Masih Pandemi Covid-19, Gubernur Irwan: Sudah Masuk, Tidak Boleh Keluar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar