Terkini.id, Makassar – Sejumlah pejabat lingkup Kota Makassar telah melakukan vaksinasi pada 14 Januari lalu. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar belum menerima laporan terkait efek samping yang ditimbulkan.
“Sampai saat ini belum ada laporan terkait efek samping yang ditimbulkan dari vaksin. Kalau ada, baru kita tindak lanjuti mana tempat RS dirujuk,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Makassar, Agus Djaja Said, Senin (1/2/2021).
Agus Djaja mengaku, pihaknya tengah fokus untuk melakukan penyuntikan kepada tenaga kesehatan (nakes) sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dinkes sendiri belum menyiapkan rumah sakit (RS) untuk penanganan efek samping penerima vaksin COVID-19.
Di beberapa daerah, seperti DKI Jakarta, rumah sakit telah menyiapkan penanganan penerima vaksin. Termasuk mereka yang mengalami efek samping pasca disuntik.
Dia menyebutkan belum disiapkannya rumah sakit rujukan karena
masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
- Imbau Masyarakat Waspada DBD, Dinas Kesehatan Bagikan Tips Atasi Penyebaran DBD
- Koordinasi Dinkes Makassar, 103 Pedagang di Pasar Pannampu Jalani Vaksininasi Tahap Kedua
- Plt Kadinkes Makassar Iriani Khadijah Beberkan Syarat Petugas Publik yang Hendak Divaksin
- Ribuan ASN Pemkot Makassar Ikuti Vaksinasi
- 15.000 Pedagang Akan Jalani Divaksinasi COVID-19, Dinkes Makassar: Kita Sosialiasi Lebih Awal
Jika sudah ada petunjuk dari pusat, pihaknya memastikan untuk segera menyiapkan RS rujukan. “Kita masih tunggu petunjuk teknisnya,” tutupnya. (*)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
