Terkini.id, Jakarta – Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia atau BEM SI akhirnya menggelar aksi demonstrasi ke Gedung KPK hari ini, Senin 27 September 2021.
Ketua Progres 98, Faizal Assegaf (FA) pun mengomentari aksi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) tersebut, yang menuntut agar 57 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) agar diangkat jadi PNS.
Mengutip dari Netralnews.com, Faizal mengungkapkan, rencana BEM SI tersebut omong kosong dan sekedar gertakan. Ia juga menyebut seruan aksi itu tidak mendapat dukungan dari seluruh elemen kampus dan publik.
“Klaim ratusan ribu, ternyata cuma secuil, mending kalian dialog dgn pres @jokowi atau pimpinan KPK. Demo ginian cuma bikin gaduh aja,” tulis Faizal lewat akun media sosial @faizalassegaf.
Dalam cuitan sebelumnya, Faizal juga menegaskan bahwa masalah terkait KPK cuma bisa dilakukan dengan dialog. Langkah BEM SI yang sebelumnya menyurati Jokowi terkait KPK, menurut dia tidak tepat. Karena Jokowi tidak bakal mengintervensi urusan KPK.
“Jokowi sudah sangat tegas tidak akan intervensi urusan KPK, sikap tersebut sangat tepat. Kebuntuan ada pada publik dan KPK, perlu semua pihak mencari saluran penyampaian aspirasi yang elegan dan utamakan dialog, bukan demo… demo… dan demo,” tulis Faizal lagi.
Sebelumnya, Faizal juga memprediksi aksi Aliansi BEM SI tersebut tidak bakal didukung elemen kampus lainnya.
“Ah, omong kosong dan gertakan doank, Aliansi BEM SI ga bakal dapat dukungan seluruh elemen kampus apalagi publik,” tulis Faizal di akun Twitternya.
Sebelumnya, Aliansi BEM SI dan Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) menyurati Presiden Jokowi agar mengangkat puluhan pegawai KPK yang tak lolos TWK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Mereka memberikan waktu 3×24 jam bagi Presiden Jokowi untuk mengambil sikap. Jika tidak, mereka mengultimatum akan menggelar aksi massa pada Senin, 27 September 2021.
“Terhitung 3×24 jam jika tidak ada respons, maka kami akan turun ke jalan di tanggal 27 September,” kata Koordinator Pusat BEM SI, Nofrian Fadil Akbar, dikutip dari CNNIndonesia.com.
Demo di KPK Hari Ini
Melansir dari CNNIndonesia, hari ini rombongan mahasiswa dari sejumlah universitas telah mendatangi kawasan Kantor KPK di Kuningan, Jakarta Selatan.
Ratusan mahasiswa tiba di kawasan Kuningan sekitar pukul 11.00 WIB. Kepolisian yang menurunkan 1.200 personel sudah menyekat jalan ke Gedung KPK dari dua sisi. Sehingga para mahasiswa hanya bisa berorasi di sekitar menara Allianz. Saat ini, para mahasiswa sedang borasi.
BEM Seluruh Indonesia menggelar demo menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK.
Sebelumnya mereka menyurati Presiden Joko Widodo. Dalam suratnya mereka meminta agar Presiden Jokowi mengambil sikap mengenai polemik tes wawasan kebangsaan.
Mereka juga meminta agar Jokowi melantik 57 pegawai yang tak lolos TWK. BEM SI menganggap para pegawai itu telah disingkirkan dengan dalih TWK. BEM SI memberikan waktu 3×24 jam agar Jokowi mengambil sikap itu.
Namun, karena tak mendapatkan jawaban mahasiswa akan menggelar aksi demo hari ini. Adapun 57 pegawai KPK akan dipecat per tanggal 30 September 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
