Terkini.id, Makassar – Beberapa hari yang lalu pengguna media sosial dihebohkan dengan unggahan video di salah satu akun twitter.
Pasalnya, dalam unggahan tersebut memperlihatkan video pidato Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri dengan narasi yang mengejutkan.
Berikut narasi dalam video yang berdurasi 18 detik tersebut,
“Dengan ilmu baru, itu tidak cocok. Pancasila itu apa? Tidak ada artinya. Kita harus rombak. Kita harus dirikan yang lain sifatnya.”
Hal ini sontak membuat publik terkejut khsusnya para pengguna media sosial twitter.
- Cetak SDM Pertanian Siap Kerja, 180 Mahasiswa Polbangtan Kementan Kantongi Sertifikasi Kompetensi
- Sekda Sulsel Ajak Perbankan dan Serikat Pekerja Bangun Ekonomi Inklusif
- Tembus Barisan Kedua, Veda Ega Pratama Start Posisi 6 di Moto3 Prancis 2026
- Dokter Koboi Kenang Sosok Almarhum Brigjen Farid Armansyah, Dokter Jenderal Pertama Asal Makassar
- Muslim Woman Space Gelar 'MWS Connect Day 2026' Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Bertumbuh
Namun, faktanya dilansir dari akun resmi Kominfo.go.id, pada Rabu 19 Agustus 2020, bahwa unggahan itu tidak benar karena video aslinya telah dipotong durasinya.
Dalam video asli yang disiarkan oleh Metro TV, Megawati sedang memberikan pidato yang mengingatkan bahwa kemerdekaan itu tidak mudah didapat.
Sehingga tidak diperbolehkan menyia-nyiakan yang telah diperjuangkan para pahlawan. Termasuk jangan mencoba-coba untuk merombak Pancasila.
Jadi video yang beredar itu adalah hoax, karena video itu dikompilasikan yang sama sekali tidak sesuai dengan faktanya.
Hal ini tentunya dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Jangan sampai persoalan berita hoax seperti ini malah memecah belah persatuan masyarakat Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
