Terkini.id, Selayar – Sebanyak 6000 tenaga kerja informal yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar kini dilindungi dengan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek).
Perlindungan itu ditandai dengan penandatanganan MoU Pemda Kabupaten Selayar dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar sekaligus peluncuran Pembiayaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Tenaga Kerja Informal oleh Wakil Bupati Selayar H. Saiful Arif, S.Hbdan Pps Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku, Alias AM.
Pps Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku, Alias AM menyampaikan bahwa ini wujud komitmen negara hadir bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan atas risiko kerja dan risiko kematian, sehingga pihaknya berharap Pemerintah Daerah.
“Khususnya Pemda di Sulawesi Selatan dapat menjadikan Kabupaten Selayar sebagai salah satu Barometer dalam kepedulian Pemerintah atau wujud nyata hadir melindungi pekerjanya berupa jaring pengaman,”bebernya.
Sebagai informasi bahwa masyarakat pekerja yang telah didaftar sebagai penerima perlindungan Jamsostek, kini memiliki jaring pengamanan apabila memiliki risiko kematian dengan manfaat 42 juta dan kecelakaan kerja dengan manfaat tidak terbatas pada perawatan kesehatan karena kecelakaan kerja serta adanya santunan sementara tidak mampu bekerja hingga pekerja dinyatakan sembuh atau bekerja kembali.
- Makassar Sabet Paritrana Award 2025, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
- Perkuat Kepedulian Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Sulama Salurkan Sembako ke Panti Asuhan di Makassar
- Dirut BPJAMSOSTEK Apresiasi Pemkot Makassar Berjasa, JHT Pekerja Rentan Jadi Inspirasi Nasional
- Pemprov Sulteng Luncurkan Perlindungan Jamsostek Bagi Puluhan Ribu Pekerja Rentan Lewat Program Berani Makmur
- Pasar Murah Serba Rp356 Sambut HUT ke-356 Sulsel, BPJamsostek Sulawesi Maluku Ikut Berpartisipasi
Saat ini, universal worker covergen Kabupaten Kepulauan Selayar dalam perlindungan BPJamsostek sebesar 57 persen dengan jumlah yang telah terlindungi sebanyak 27.845 tenaga kerja dari potensi atau sasaran dari perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebanyak 48.495.
Sementara itu, Wakil Bupati Selayar Bapak H. Saiful Arif, S.H mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti bersama tim untuk membahas mencapai universal worker coverage atau sisa dari 43 persen yang belum menjadi peserta aktif.
Ia juga menyampaikan bahwa iuran 16.800 per bulan tidak sebanding dengan manfaat yang sangat besar yaitu Rp42 juta.
Ia juga menjelaskan bahwa salah satu aparat desa yang telah terdaftar 3 bulan mengalami risiko kematian sehingga ahli waris mendapatkan santunan 42 juta.
“Ini bentuk hadir pemerintah dalam mensejahterakan masyarakatnya,”tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
