Terkini.id, Jakarta – Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, membandingkan Indonesia dengan Brunei Darussalam yang telah sukses mengatasi pandemi.
Untuk itu, ia lantas meminta Pemerintah Indonesia belajar dari Brunei Darussalam dalam mengatasi pandemi Covid-19.
Seperti diketahui, Brunei Darussalam berhasil menekan angka penyebaran Covid-19 hingga 0 kasus dalam sepekan terakhir.
“Indonesia harus belajar dari Brunei yang sukses mengatasi pandemi,” ujar Novel lewat pesan singkat pada Minggu kemarin, 18 Juli 2021, dikutip terkini.id dari Era.id.
Menurut Novel, kesuksesan dalam menangani pandemi Covid-19 tak terlepas dari sikap memuliakan para ulama.
- PA 212 Tolak Konser Coldplay, Novel Bamukmin: Kalau Nekat, Kita Blokir Lokasi!
- PA 212 Laporkan Budi Dalton ke Polisi Usai Sebut 'Miras' Minuman Rasulullah
- Novel Bamukmin Sebut Islam Mengharamkan Wanita Jadi Presiden
- Novel Bamukmin Soroti Dugaan Kejahatan Heru Budi Hartono Ketika Ahok Jadi Gubernur
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
Namun, baginya, alih-alih mengurus pandemi dengan benar, rezim saat ini justru sibuk mengkriminalisasi ulama.
“Kalau Indonesia dengan rezim saat ini malah sibuk kriminalisasi ulama sehingga tidak sempat mengurus pandemi secara benar,” ungkapnya.
Selain itu, Novel juga menuding bahwa penanganan virus Corona di Indonesia justru dijadikan bisnis korupsi bantuan sosial (bansos).
Hal tersebut disampaikannya menyusul keputusan Pemerintah untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga akhir Juli mendatang.
Oleh karenanya, ia pun berpesan agar rezim jangan menjadikan pandemi ini sebagai ladang bisnis dan kesempatan untuk mengorupsi bantuan sosial.
“Jangan malah dijadikan ajang bisnis dan korupsi bansos,” tandas Novel Bamukmin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
