Terkini.id, Jeneponto – Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dikbudpora Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto menggelar rapat anggota tahunan (RAT), Jumat 22 Februari 2019.
Rapat tahunan KPRI PGRI itu dibuka oleh Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jeneponto Hj Hamsiah Iksan dan dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Jeneponto Nur Alam Basir, dan sejumlah guru.
Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pendidikan Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan, menyampaikan, Koperasi sebagai sokoguru perekonomian bangsa memiliki memiliki peran penting dalam memajukan ekonomi bangsa secara luas.
“Peran dewan pendidikan sebagai fasilitator para guru dan pendidik terus mendorong agar peran serta koperasi dapat menjadi pilar dalam memajukan ekonomi para guru dan pendidik melalui KPRI atau Koperasi Pegawai Republik Indonesia dalam kemajuan perekonomian,” kata Hj Hamsiah Iksan.
Hamsiah harap Dewan Pendidikan dan KPRI PGRI Jeneponto bisa bersinergi
Hamsiah Iksan berharap agar Dewan Pendidikan dan KPRI PGRI Jeneponto dapat bersinergi dalam memajukan ekonomi para guru.
- Ketua PGRI Sulsel Tinjau Persiapan Porsenijar di Sidrap
- HUT ke 80 PGRI dan HGN, Wakil Wali Kota Makassar: Sosok Guru Tidak Hanya Mengajar, tetapi Mendidik dengan Hati
- Jalan Sehat HUT PGRI, Ribuan Guru Antusias Sambut Pj Gubernur Sulsel
- Porseni ke-VI PGRI Sulsel Ternodai dengan Dugaan Kecurangan Dewan Juri
- Gubernur Sulsel Terima Penghargaan dari PGRI Peningkatan Layanan Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Guru
“Sinergitas antara dewan pendidikan dengan Koperasi sangat dibutuhkan sebagai bentuk dari implementasi 4 Pilar Pendidikan yaitu belajar untuk menguasai, belajar untuk menerapkan, belajar untuk dapat hidup bersama, dan belajar untuk menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Menurutnya, empat Pendidikan itu bukan hanya untuk sekedar belajar untuk mengetahui, namun harus belajar untuk memperoleh pengetahuan seluas-luasnya.
“Memperoleh pengetahuan seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya melalui koperasi semua akan belajar bagaimana berorganisasi secara sehat dan saling berbagi keuntungan atau dalam istilah Koperasi dikenal denga SHU atau Sisa Hasil Usaha,” ujar Hamsiah.
“ntuk itu perlu menerapkan sistem ekonomi yang seimbang dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan hidup para anggota koperasi,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
