Buka Sosialisasi TORA, Bupati Jeneponto Harap Ini

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar membuka sosialisasi peraturan Presiden nomor 88 tahun 2017 Tentang penyelesaian pengasaan tanah dalam kawasan hutan untuk penyediaan sumber tanah obyek reforma agraria (TORA), Kamis, 6 Januari 2020
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar membuka sosialisasi peraturan Presiden nomor 88 tahun 2017 Tentang penyelesaian pengasaan tanah dalam kawasan hutan untuk penyediaan sumber tanah obyek reforma agraria (TORA), Kamis, 6 Januari 2020

Terkini.id, Jeneponto – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar membuka sosialisasi peraturan Presiden nomor 88 tahun 2017 Tentang penyelesaian pengasaan tanah dalam kawasan hutan untuk penyediaan sumber tanah obyek reforma agraria (TOR.

Sosialisasi  itu berlangsung di Ruang Kala’birang Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Kamis, 6 Januari 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Jeneponto, Sekretaris Daerah Jeneponto, unsur Forkopimda, para Pimpinan OPD dan para peserta sosialisasi.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan PETA indikator TORA secara simbolis dari Tim GUPP Provinsi Sulsel Kepada Bupati Jeneponto, didampingi Kadis Kehutanan Provinsi Sulsel dan Kepala Balai BPKH Wilayah VII Makassar.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, menyampaikan penghargaan dan ucapan selamat datang kepada Bapak/Ibu para Tim Verifikasi Program TORA bersama seluruh rombongan. 

“Kami yakin kedatangan dan kehadiran Bapak dan Ibu sekalian, akan semakin membawa kemajuan bagi pengembangan daya saing daerah ini, khususnya bagi pengembangan lahan pertanian demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jeneponto,” kata Iksan.

Menurutnya, pembangunan pertanian membutuhkan lahan yang cukup untuk ekstensifikasi, terutama untuk tanaman pangan pokok.

“Agar dapat berswasembada maka dibutuhkan lahan yang memadai secara nasional, Ketersediaan lahan baru sangat urgen. Program TORA ini sebagai wujud reforma agraria melalui redistribusi tanah dan bantuan pemberdayaan masyarakat, yang diharapkan dapat membawa manfaat bagi redistribusi lahan di wilayah Jeneponto ini,” harapnya.

Bupati juga menyampaikan, legalisasi aset (pemberian sertifikat tanah) memberi pengaruh mikro yang baik bagi keluarga petani, karena akan mampu menjadi modal yang besar untuk petani dalam berusaha tani dan mengembangkan agri bisnis.

‘Karena itu, saya mengharapkan melalui sosialisasi ini kita semua mendapatkan pemahaman yang lebih baik dalam pelaksanaan program tanah objek reforma agraria ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah daerah mendukung sepenuhnya dan senantiasa berharap ada sinergi dan komunikasi dalam pelaksanaannya.

“Khususnya di jajaran Pemerintah Desa/Kelurahan dalam memberikan informasi lahan yang dapat diresdistribusi termasuk dalam proses penguasaan lahan, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan sumber daya agraria guna mendukung kepastian dan perlindungan hukum serta keadilan dan kemakmuran rakyat,” tutup Iksan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

World Cleanup Day, Pemkab Jeneponto Dilaksanakan di Tujuh Kecamatan

Wakil Bupati Sebut Akuntabilitas Pemkab Jeneponto Berada Pada 50,26 Persen

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar